Ledakan Wisatawan Dituding Rusak Kota Barcelona

Winda Destiana, Jurnalis · Rabu 23 April 2014 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 23 407 974393 s0V4hOq4Ap.jpg Foto: Dailymail

BARCELONA- Para warga, pemandu wisata, dan otoritas pariwisata di Barcelona mengecam tindakan yang merusak kota dengan mengubahnya menjadi sebuah taman massal. Ini terjadi pada tayangan film dokumenter mengenai kota tersebut.  

Film dokumenter berjudul "Bye-Bye Barcelona" dianggap telah menentang upaya promosi pariwisata Kota Barcelona, Spanyol. Film tersebut bahkan dituduh telah menghancurkan reputasi kota yang ramah wisatawan ini.

 

Film tersebut menggambarkan bagaimana perpajakan pariwisata kota tersebut dinaikkan hingga tak terkontrol. Ini membatasi kunjungan wisatawan setiap tahunnya sebab wisatawan akan menghindari promo paket pelesiran ke kota tersebut.

 

Film tersebut bahkan mengklaim bahwa Barcelona tak akan lagi sanggup menampung jumlah kunjungan wisatawan setiap tahunnya. Pariwisata massal Barcelona kini di luar kendali, menjadikannya kota yang tak lagi ramah penduduk lokal.

 

Pariwisata massal memang dianggap menghasilkan banyak uang bagi kota ini. Namun, bahaya justru dirasakan mengingat banyaknya kunjungan yang tak terkontrol.

 

Tahun lalu, Barcelona mengalami peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 7,5 juta orang. Pencapaian tersebut merupakan pertama kali sepanjang sejarah kota. Wisatawan banyak datang dari Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat, yang sebagian besar menghabiskan waktu dengan mengunjungi pusat kota.

 

Pengamat pariwisata berpendapat bahwa ledakan kunjungan bukan kesalahan wisatawan. “Saya rasa pemerintah harus memikirkan strategi bukan hanya pariwisata murah, yaitu bagaimana menjaga sebuah kota dari ledakan wisatawan,” kata Santiago Tejedor, pengamat pariwisata asal Spanyol, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (23/4/2014).

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini