Wise Drinking, Aplikasi Digital Konsumsi Alkohol secara Bijak

Fitri Yulianti, Jurnalis · Minggu 25 Mei 2014 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 25 482 989941 uBB3s8PwK0.jpg Kampanye Responsib'All Day (Foto: dok. Pernod Ricard)

PERNOD Ricard meluncurkan sebuah aplikasi digital gratis untuk membantu meningkatkan kepedulian masyarakat global tentang konsumsi alkohol secara bertanggung jawab. Aplikasinya bernama Wise Drinking.

Peluncuran aplikasi Wise Drinking dilakukan bertepatan dengan kampanye bertajuk "Responsib'All Day: Don't Drink and Drive" oleh Pernod Ricard untuk ketiga kalinya. Kampanye ini sendiri digelar untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul bila mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

"Saat ini, grup kami menggunakan semua keahlian dalam bidang komunikasi kolaboratif dan sosial untuk meluncurkan aplikasi Wise Drinking. Ini merupakan aplikasi pertama yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan konsumsi minuman keras yang bertanggung jawab," kata Alexandre Ricard, Deputy Chief Executive Officer Pernod Ricard, di Jakarta, baru-baru ini.

Aplikasi yang tersedia dalam 37 bahasa ini tersedia untuk perangkat mobile berbasis iPhone dan Android. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat menghitung jumlah unit alkohol yang dikonsumsi secara real time. Aplikasi ini dibuat untuk membantu menghitung dengan data dari jenis minuman alkohol yang dikonsumsi (seperti anggur, wiski, dan sebagainya), volume yang dikonsumsi, jenis kelamin, dan berat badan konsumen.

Data-data yang dihitung oleh aplikasi Wise Drinking memungkinkan pengguna melacak konsumsi alkoholnya hingga empat pekan. Dengan sistem geo-lokalisasi, aplikasi menyesuaikan diri dengan hukum setempat yang berlaku, kemudian menginformasikan konsumen tentang sarana transportasi yang terdekat. Aplikasi yang dikembangkan oleh lembaga Novedia ini dapat diakses pada situs resmi Wise Drinking.

Ditambahkan Ricard, dalam siaran persnya, aplikasi dan kampanye Responsib'All Day sendiri bertujuan untuk mengurangi konsumsi minuman keras bagi yang di bawah umur 21 tahun, mengurangi konsumsi minuman keras untuk orang-orang yang akan mengemudi dan memerkuat dan memperluas pemasaran kode praktek. Tak ketinggalan, memberikan informasi konsumen dan mengembangkan inovasi produk yang bertanggung jawab, dan meminta dukungan dari pengecer untuk mengurangi minuman keras yang membahayakan.

"Kebijakan untuk mengonsumsi minuman keras secara bertanggung jawab selalu berada di jantung kebijakan kami. Hal ini dengan langsung terlibat dengan setiap konsumen dan setiap distributor yang kami miliki, kesempatan untuk mengubah perilaku dalam jangka panjang. Ini adalah proses panjang yang melibatkan semua pelaku dalam industri ini tanpa kenal lelah," ujar Pierre Pringuet, Wakil Ketua Dewan Direksi dan Chief Executive Officer Group.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini