Ubai-Reni Seimbangkan Pola Asuh Modern & Tradisional Keraton

Raiza Andini, Jurnalis · Senin 09 Juni 2014 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 08 196 995780 3F4yJFgxfD.jpg KPH Yudhanegara dengan sang anak siap untuk memperkenalkan budaya leluhur sejak kecil (Foto: Raiza/Okezone)

RADEN Ajeng Nisaka Irdina Yudhanegara merupakan anak yang terlahir dari darah Keraton sang ibunda, GKR Bendoro Nisasti Wijareni atau akrab disapa Jeng Reni dan KPH Yudhanegara Achmad Ubaidillah alias Ubai. Kedua orangtua baru ini akan menyeimbangkan pola asuh modern dan tradisional.

Putri pertama Jeng Reni dan Ubai ini akan mendapatkan ajaran tradisi dan budaya dari sang ibunda yang terlahir dari keluarga Keraton Yogyakarta. Sementara, Ubai mengaku akan memberikan pengetahuan kepada sang anak seraya mengikuti modernitas zaman.

“Kami berdua akan memberi masukan kepada Irdi; budaya-budaya dan memberinya pengetahuan tentang zaman sekarang. Dengan begitu, kami berharap dia akan tumbuh sebagai anak yang paham tradisi dan juga perkembangan zaman,” katanya kepada Okezone usai menggelar akikah putri pertamanya di Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Secara langsung Jeng Reni akan memberitahu putrinya tentang norma-norma dan adat yang berlaku di lingkungan Keraton saat usianya sudah bisa memahami hal tersebut kelak. Ubai juga akan mengajarkan anak bagaimana cara menyikapi hidup agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

“Reni sendiri akan memberitahu pakem-pakem dan budaya yang ada di dalam Keraton, tapi kalau saya yang di luar Keraton. Selayaknya orang biasa saja, kami juga mengajarkan dia perihal sopan santun dan menjalani hidup dengan baik,” tutupnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini