Ujung Tombak Kendali Penduduk, Vasektomi Masih Ditakuti

Renny Sundayani, Jurnalis · Jum'at 13 Juni 2014 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 13 483 998447 faDE2A7FQK.jpg KB pria belum menjadi pilihan banyak pasangan suami-istri (Foto: macmillan)

VASEKTOMI masih menjadi momok bagi sebagian pria. Banyak yang khawatir jika melakoni vasektomi, seolah ia kehilangan kejantanannya.

Kepala BKKBN Fasli Jalal mengatakan, jumlah pria KB sudah mulai meningkat meskipun lamban. Fasli juga menjelaskan agar pria tak perlu khawatir kehilangan kejantanan saat memutuskan untuk vasektomi.

"Kenaikan KB lamban untuk laki-laki, Seakan dia dikebiri. Sejarah kerajaan dulu, dianggap tidak jadi laki-laki," kata Fasli di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/6/2014).

Padahal, lanjut Fasli, proses vasektomi tidak memengaruhi hormon dan alat kelamin pria, hanya saja ada saluran yang diputus dan diikat. Ia juga menargetkan KB pria bisa meningkat minimal lima persen karena saat ini baru tercapai dua persen.

"KB pria ini menjadi ujung tombak pengendalian penduduk," tutupnya.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini