Penyimpanan Makanan Tepat Turut Jaga Kesehatan Keluarga

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 16 Juni 2014 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 16 483 999550 oEik7ISKgM.jpg Menjaga kesehatan keluarga dimulai dari tempat penyimpanan makanan (Foto: dailyweighin)

MENYIMPAN makanan merupakan salah satu faktor penting dalam pola makan sehat. Penyimpanan makanan yang benar bisa menjaga kandungan nutrisinya.

Terkait penyimpanan makanan, kulkas menjadi pilihan. Karena dapat menjaga kesegaran makanan lebih lama, kulkas juga menurunkan risiko pertumbuhan bakteri yang mudah berkembang dalam suhu ruangan pada makanan. Cara penyimpanan yang tidak benar akan membuat anda berisiko menderita keracunan makanan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CLC) memerkirakan, 76 juta orang setiap tahun menjadi sakit karena keracunan makanan. Dari jumlah itu, 325.000 di antaranya dirawat di rumah sakit karena tercemar bakteri atau parasit, dan mengakibatkan 5.000 kematian setiap tahun.

Sementara itu, diare akibat keracunan makann membunuh jutaan orang di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang dan miskin. Wisatawan yang berpergian ke negara-negara berkembang biasanya sering menghadapi keracunan makanan dalam bentuk traveler’s diarrhea.

Memang, mengobati keracunan makanan tidak mudah, butuh tindakan yang tepat karena kita berhadapan dengan racun yang sudah masuk ke dalam tubuh. Jika tidak cepat penanganannya, bisa akibat pada kegawatdaruratan. Namun, bisa jadi mudah, jika Anda menanganinya dengan segera.

“Yang penting, pandai dan cerdas memilih makanan yang akan kita konsumsi karena apa yang kita makan akan memengaruhi keadaan tubuh kita,” kata Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.

Keracunan makanan, kata Ari, dapat dikenal dengan sakit maag dan diare akut. Laporan Dinkes Kota Depok 2010 juga menunjukkan diare sebagai penyakit terbanyak yang menyerang masyarakat, selain demam berdarah, inspeksi saluran pernapasan, dan keracunan makanan. Dapat juga disertai dengan demam dan keluarnya darah, lendir atau cairan bergantung pada kuman penyebab.

“Perhatikan juga tanda-tanda dehidrasi serius, seperti lidah kering, haus, sesak napas, lemas, sakit kepala, hingga pingsan,” kata Ari.

Maka dari itu, agar tak terserang penyakit-penyakit tersebut, Anda harus tahu kiat yang bagus dalam penyimpanan makanan di dalam kulkas. Ada baiknya Anda melakukan pengecekan terhadap higienitas dari makanan yang Anda simpan.

Makanan yang disimpan di kulkas dengan baik serta memerhatikan higienitas yang dimilikinya akan menjaga makanan tersebut tetap berumur panjang. Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparringa mengemukakan, pada rak pertama, misalnya, rak yang biasanya bertempat di bawah freezer ini harus digunakan untuk menyimpan makanan matang dan tinggal santap saja.

Jenis makanan yang baik untuk disimpan di rak pertama kulkas Anda, yaitu berupa kue atau cake. Sisanya, banyak bahan makanan lain yang bisa Anda simpan dan nantinya tinggal dihangatkan kembali. Alangkah baiknya jika makanan yang Anda simpan dalam rak pertama kulkas tersebut dimasukkan ke dalam wadah tertutup.

“Dengan melakukan langkah ini dengan benar, maka higienitas dari rak pertama kulkas Anda akan tetap terjaga dan umur makanan yang disimpan bisa makin panjang nantinya,” ujarnya.

Untuk rak kedua, lanjut dia, berfungsi sebagai tempat menyimpanan susu, yoghurt, dan telur. Jika kemasan makanan tersebut sudah terbuka, alangkah baik jika Anda menggantinya dengan yang baru. Makanan berjenis kemasan ini sangat berpotensi mencemari makanan lain yang Anda simpan. Contohnya, jika makanan ini pecah atau cairannya menetes ke makanan lain, otomatis kualitas makanan lain yang Anda simpan makin berkurang.

Telur yang disimpan dalam wadah habisnya bisa bertahan selama empat pekan sejak awal pembelian. Untuk yoghurt, hanya bisa bertahan dua pekan sejak pembelian.

”Untuk susu sebaiknya disimpan di bagian kulkas yang suhunya lebih hangat,” kata Roy.

Sementara, untuk rak ketiga, berfungsi untuk menyimpan sayur dan buah-buahan. Sebelumnya, cuci bersih dahulu bahan sayur yang Anda simpan sebelum dimasukkan dalam kulkas. Jika Anda menyimpannya sambil dimasukkan dalam kantong plastik, jangan lupa untuk memberikan ventilasi agar produk ini bisa bermetabolisme dengan baik.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini