Share

Yung The Extreme Journey Peserta Tertua tapi Bertolerasi Tinggi

Johan Sompotan, Okezone · Rabu 27 Agustus 2014 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 26 410 1030176 PaOYdVRgQj.jpg Yung The Extreme Journey peserta tertua tapi bertoleransi tinggi (Foto: Johan/Okezone)

MEMILIKI usia yang sudah tua tak menghalangi Yung peserta The Extreme Journey untuk selalu bertoleransi tinggi terhadap timnya.

"Saya hanya ingin berbuat baik, tidak ada kaitannya dengan kompetisi. Karena saya peduli sama tim saya," jelasnya pada Okezone di gunung Kang Yatse, India, baru - baru ini.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Rasa toleransi tinggi ini terus diperlihatkan oleh Yung, terlebih saat dirinya bersama tim nya menuju puncak gunung Kang Yatse.

Okezone melihat pria berkaca mata ini berjibaku menolong tim nya yang sedang mengalami kelelahan serta sakit. Dua diantaranya yakni Wildan dan Mutiara memang tak memilki kekuatan sebagus Yung.

"Saya sedikit bersedih melihat Wildan punya keinginan naik keatas tapi dia tak bisa melakukannya," bebernya.

Rasa peduli serta toleransi tinggi juga diperlihatkan Yung ketika tim nya menuruni gunung Kang Yatse, disitu Wildan berkali - kali jatuh akibat menahan sakit. Otomatis Wildan pun harus menaiki kuda.

Pantauan Okezone, Yung pun sempat menitipkan pesan kepada Serpa dan kuda agar menjaga tim nya dengan baik.

"Mingma (serpa atau guide) tolong titip teman saya, ya. Kondisinya sedang tidak baik,"katanya kepada Serpa.

Yung menjelaskan rasa toleransinya ini dilakukan tanpa pamrih sebab dalam pertarungan The Extreme Journey bukan saja menampilkan kekompakan tetapi rasa peduli tim baginya sangat penting.

"Kami bertarung bukan sendirian tetapi bertiga atau memiliki tim, jika memikirkan diri sendiri maka rasa peduli itu tidak ada," tutupnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini