nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Faktor Penyebab Bunuh Diri pada Anak

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 16 September 2014 03:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 09 15 483 1039489 Lbs17PDyxC.jpg Ini Faktor Penyebab Bunuh Diri pada Anak (Foto: Mirror)

KASUS bunuh diri juga terjadi pada anak-anak. Umumnya, bunuh diri yang dilakukan anak lebih terjadi karena adanya proses meniru dan sensitivitas yang berlebihan.

Anak-anak yang sedang tertekan dapat meniru apa yang diperbuat oleh lingkungan di sekitarnya. Termasuk tindakan mengakhiri hidup. Hal ini dapat diperparah jika masyarakat tidak menyadari pentingnya isu kesehatan jiwa.

“Ketika masyarakat melakukan pembiaran kasus-kasus bunuh diri, ini bisa menjadi contoh dan menjadi serius apabila kemudian ditiru oleh anak,” ujar spesialis kejiwaan dr. Ida Rochmawati, SpKJ. kepada Okezone, di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (15/9/2014).

Apa yang ditiru oleh anak, menurut spesialis kejiwaan dari RSUD Wonosari, Gunung Kidul ini, bisa jadi keluarga atau pelaku bunuh diri yang mereka lihat dan dengar dari media masa.

“Ini ada persoalan besar, ketika sudah ada role model, seorang anak kemudian mengalami gangguan kejiwaan dan lalu mengambil jalan yang sama,” katanya.

dr Ida pun menambahkan bahwa dramatisasi media terhadap berita bunuh diri menjadi salah satu faktornya. Media yang dengan mudah dapat mempengaruhi pikiran masyarakat, semakin besar pengaruhnya ketika diterima oleh anak yang memiliki ‘sensitisasi’.

“Saya sangat mengkhawatirkan ini karena telah menjadi tren. Kita sering menganggap bunuh diri hanya persoalan berapa orang yang mati, tapi penyebabnya sering tidak dilihat sebagai sesuatu yang serius,” tutupnya.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini