nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancol: Sea World Salah Persepsi

Evi Elfira, Jurnalis · Jum'at 03 Oktober 2014 02:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 10 02 408 1047472 P2eK9ZKs5i.jpg Sea World Indonesia (Foto:shabrinac)

MENANGGAPI pernyataan Sea World, pihak Ancol menegaskan mengenai masalah lamanya perjanjian Build, Operate, and Transfer (BOT). Bahwa perjanjian maksimal 20 tahun.

Pihak Sea World sendiri menyatakan bahwa mereka memperpanjang perjanjian dengan Ancol hingga 2034, artinya sudah 20 tahun ke depan. Sebaliknya, pihak Ancol merasa pernyataan tersebut bersifat sepihak.

"Perpanjangan itu bukan 20 tahun, tapi maksimal 20 tahun. Jangan salah paham. Kalimat tentang perpanjangan itu jelas, maksimal 20 tahun," kata Iim Jovito selaku advokat dari PT Pembangunan Jaya Ancol pada press conference di Senayan City, Rabu 2 Oktober 2014.

Menanggapi hal ini, pihak Ancol tidak tinggal diam. Perjanjian baru yang dianggap pihak Sea World tidak dianggap sah Ancol karena tidak adanya surat perjanjian baru. Mereka pun membawa kasus ini ke pengadilan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

"Kalau dibilang diam saja tidak. Ini adalah perjanjian BOT. Dia (Sea World) itu memakai dan mengelola tanah kita. Setelah 20 tahun berakhir, Juni 2014 sudah harus ada perjanjian baru. Bagaimana saya bisa bilang perjanjian, kalau surat tidak ada," tutupnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini