Harry Darsono Ingin Batik Disejajarkan dengan Chanel

Raiza Andini, Jurnalis · Senin 06 Oktober 2014 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 06 194 1048880 2DEM2GTQ7Y.jpg Batik ingin disejajarkan dengan chanel (Foto:Raiza/Okezone)

KAIN Batik saat ini tengah mendunia, banyak desainer luar negeri yang tertarik memakai batik untuk koleksinya. Melihat pesatnya perkembangan batik, Harry Darsono selaku desainer ingin sekali kain tradisional tersebut disejajarkan dengan merek seperti Chanel.

Batik merupakan warisan leluhur Tanah Air, motif dan warna yang terdapat di berbagai daerah penghasil batik jelas berbeda. Prof. Harry Darsono, PhD, menilai sudah sepantasnya kain-kain batik Indonesia derajatnya naik di mata dunia.

“Saya ingin batik lasem khususnya, bisa setara dengan Chanel. Kain batik itu sangat indah, sudah saatnya bisa disejajarkan dengan merek luar negeri,” terangnya kepada Okezone di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, belum lama ini.

Menyaksikan respon masyarakat dunia terhadap kain batik Indonesia, hal ini mendorongnya untuk dapat memecut kreativitasnya dalam mengolah kain batik. Pasalnya, batik akan dikenal dunia manakala sang desainer mampu mengemasnya dengan baik dan indah.

Untuk itu, pria yang pernah mengenyam bangku pendidikan di Oxford University ini, menginginkan agar para desainer Indonesia memiliki tujuan yang sama dengannya memajukan serta membuat kain batik khususnya dari daerah Lasem sejajar dengan merek seperti Dior dan Louis Vuitton.

“Desainernya juga harus kreatif mengemas kain batiknya jangan sampai asal jadi saja. Harus dengan teknik yang bagus, menghargai kain batik, menghargai orang yang sudah membatik. Dari sana akan muncul busana yang indah, karena dibuatnya dengan hati dan kita lihat saja pasti akan sejajar dengan LV atau Dior,” tutupnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini