nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedot Lemak Maksimal Lima Liter Sekali Tindakan

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 06 Oktober 2014 15:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 10 06 481 1048731 Az1wW6Hih0.jpg Sedot lemak maksimal lima liter sekali tindakan (Foto: Womenpla)

UNTUK menurunkan berat badan dengan cara instan, terkadang tindakan liposuction seperti sedot lemak menjadi pilihan. Namun, ketika menurunkan berat badan badan dengan sedot lemak pun pasien harus mengetahui seberapa banyak lemak yang bisa diambil.

 

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Ahli bedah plastik dan pendiri klinik kecantikan Ultimo Aesthetic & Dental Center, Dr Enrina Diah, Sp.BP. Menurutnya, pasien harus mengetahui bahwa ketika lemak yang bisa diambil dengan tindakan sedot lemak ada batas maksimalnya.

 

“Rata-rata kalau untuk yang menurunkan berat badan dengan sedot lemak memang tidak banyak, biasanya di atas 3 liter tetapi maksimum itu 5 liter dalam satu kali tindakan," ujarnya kepada Okezone di Ultimo Aesthetic & Dental Center di Plaza Asia 18th Floor, Jl Jenderal Sudirman Kav 59, Jakarta, baru-baru ini.

 

Oleh karena itu, menurut Dr Enrina seseorang tidak bisa begitu saja dalam menurunkan berat badan dengan memilih jalan sedot lemak. Dr Enrina menekankan bahwa dalam sedot lemak juga terdapat ketentuan-ketentuan yang harus dimengerti oleh pasien.

 

“Kita juga ada patokan, misalnya tubuhnya tinggi dan berat badan awalnya 100 kg. Jika seperti itu yang boleh adalah 7 persen dari berat badan, sehingga 7 liter sebenarnya tidak masalah. Jadi, disesuaikan dengan kondisinya, tetapi batasan rata-rata itu 5 liter,” jelasnya.

 

Selain itu, Dr Enrina mengatakan ketentuan-ketentuan tersebut juga terlebih dahulu diedukasi kepada pasien agar mereka mengerti. Menurutnya, edukasi semacam itu sangat penting karena berkaitan dengan dampak yang mungkin ditimbulkan.

 

“Lebih baik kita edukasi yang aman atau kalau tidak lebih baik cari dokter lain yang mau ambil risiko, karena bisa gangguan elektrolit nantinya. Kebanyakan cairan masuk nanti bebannya lebih banyak ke jantung,” tutupnya.

 

 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini