nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bolehkah Sedot Lemak Usai Bersalin?

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 07 Oktober 2014 07:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 10 07 481 1049012 LA3AAwBCbE.jpg usai melahirkan tidak boleh langsung sedot lemak (Foto: CNN)

GEMUK disebabkan sebagian besar karena faktor gaya hidup. Namun, mempunyai berat badan yang berlebih bisa disebabkan oleh faktor alamiah, hamil misalnya.

Di zaman yang serbamodern ini, cara menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah sedot lemak. Ahli bedah plastik dan pendiri klinik kecantikan Ultimo Aesthetic & Dental Center, Dr Enrina Diah, Sp.BP mengatakan, hampir semua orang yang dalam kondisi sehat dan Body Mass Index (BMI) di bawah 30 boleh melakukan sedot lemak.

Tetapi, bagaimana bila kondisinya wanita setelah melahirkan? Dr Enrina mengatakan bahwa wanita yang sehabis melahirkan tidak semerta-merta bisa langsung menjalani sedot lemak untuk menurunkan berat badan mereka.

“Tidak boleh langsung, baik persalinan normal maupun caesar. Jadi, paling cepat harus tiga bulan setelah persalinan, tetapi idealnya setahun karena menunggu anak cukup besar,” jelasnya kepada Okezone di Ultimo Aesthetic & Dental Center di Plaza Asia 18th Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kav 59, Jakarta, baru-baru ini.

Lalu, apa yang menyebabkan wanita setelah melahirkan tidak bisa langsung menjalani sedot lemak? Dr Enrina menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang membuat wanita usai bersalin tidak bisa langsung sedot lemak, salah satunya kondisi perut yang masih lemah.

“Karena setelah kita melahirkan perut masih lemah. Kalau kita lakukan liposuction itu bahaya, karena bisa jebol ke dalam karena dinding perutnya masih lemah,” tutupnya.  

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini