Tak Semua Penyakit Butuh Antibiotik

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 18 Oktober 2014 03:09 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 17 481 1053633 1AqPy59BfR.jpg Tak semua antibiotik bisa menyembuhkan (Foto: Telegrap)

MASYARAKAT menganggap antibiotik dapat menyembuhkan segala jenis penyakit. Padahal anggapan tersebut tidak semua benar.  Menurut dr Robby Kurniawan dari House Of Hario, penggunaan antibiotik harus terlebih dahulu di analisa mengenai penyakit yang diderita oleh pasien. Setelah diperiksa, barulah menentukan jenis obat yang tepat.

 "Pasien datang dan konsultasi keluhannya. Sebagai dokter butuh analisa penyakit. Kalau semua penyembuhan pakai antibiotik itu salah besar," ucapnya kepada Okezone di MNC Plaza Podium I, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (17/10/2014).

Dia mengatakan, penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, memang dianjurkan konsumsi  antibiotik. Sementara penyakit yang tidak diakibatkan karena bakteri, tak disarankan menggunakan antibiotik. Ia menambahkan, biasanya penyakit ringan tidak dianjurkan memakai antibiotik ,seperti penyakit saluran pernapasan atas (ISPA). Gejala yang dihadapinya biasanya demam, batuk dan radang tenggorokan.

Nah, jika si pasien hanya terserang virus dan jamur, maka pemakaian antibiotik kuranglah tepat. Karena, virus bisa sembuh dengan bantuan imun tubuh. Sedangkan jika penyakit itu datangnya dari jamur, para dokter juga langsung memberikan obat anti jamur. "Untuk pengobatan harus tahu dulu penyebabnya. Intinya enggak semua penyakit butuh antibiotik," tegasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini