nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua IDI: Jokowi Harus Pro-Kesehatan

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 21 Oktober 2014 03:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 10 20 481 1054771 jlyQU8ohAb.jpg Jokowi harus pro-kesehatan (Foto:Arief/Okezone)

BANYAK harapan masyarakat Indonesia saat Joko Widodo (Jokowi) terpilih menjadi Presiden periode 2014-2019. Salah satunya upaya perbaikan di bidang kesehatan. Tak hanya itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga berharap mantan Gubernur DKI Jakarta ini bisa pro-kesehatan.  

Hal ini bisa dilihat dari mirisnya ketimpangan pembangunan kesehatan yang terjadi di wilayah desa maupun kota, yang masih miliki seabrek persoalan dihadapi negara ini.

 

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr  Zaenal Abidin, melihat masalah ini harus dapat diminimalisir oleh pemerintah yang baru.

 

“Pak Jokowi kan prorakyat, tentu kami berharap Pak Jokowi dapat memberikan perhatian yang besar bagi pemerataan fasilitas, pelayanan, dan tenaga kesehatan. Karena hal tersebut penting untuk menjaga keutuhan negara ini,” ujar dr. Zaenal kepada Okezone melalui sambungan telepon, pada Senin, 20 Oktober 2014.

 

Dr. Zaenal berpendapat, itu dapat direalisasikan dengan memaksimalkan penyelenggaraan undang-undang kesehatan dan alokasi anggaran kesehatan untuk pembangunan daerah.

 

“Undang-undang kesehatan mengatakan lima persen APBN untuk anggaran kesehatan, maka ini perlu dimaksimalkan dan sebagian dana-dana itu dialokasikan ke daerah untuk memaksimalkan APBD untuk program kesehatan,” imbuhnya.

 

Selain itu, ia juga mengharapkan presiden dapat menjadi koordinator bagi program pembangunan kesehatan yang melibatkan kerja sama dan koordinasi lintas sektor. "Misalnya, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian di sektor infrastruktur untuk pembangunan sanitasi, pengadaan air bersih, dan sebagainya. Hal ini diperlukan, agar tidak ada yang bekerja masing-masing," pungkas Zaenal.

 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini