nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidak Semua Pemuda Nias Harus Bisa Lompat Batu

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Minggu 02 November 2014 18:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 11 02 406 1060112 tidak-semua-pemuda-nias-harus-bisa-lompat-batu-YvuiBJKsqx.jpg Kini, tidak semua pemuda Nias harus bisa lompat batu (Foto: Helmi/Okezone)

HAMPIR semua pemuda Nias dahulunya harus bisa melakukan tradisi lompat batu sebagai tanda kedewasaan. Tetapi, kini tidak semua pemuda Nias diharuskan bisa melakukan tradisi melompati batu setinggi hampir dua meter tersebut.

Hal tersebut seperti diutarakan oleh salah satu pelompat batu Nias, Septianus Bulolo. Menurutnya, kini tidak semua pemuda di Nias harus bisa melakukan tradisi lompat batu, karena sudah terjadi sedikit perubahan di kehidupan masyarakat Nias.

"Jadi, beberapa pemuda fokus terhadap pendidikan, tidak hanya budaya sehingga tidak semua harus bisa melakukan tradisi lompat batu," jelasnya kepada Okezone dalam acara Gelar Budaya Rakyat di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/11/2014).

Meskipun begitu, Septianus menampik bila tradisi lompat batu atau orang Nias menyebutnya Fahombo batu sudah mulai memudar. Meski fokus, pemuda di Nias sudah terpecah antara pendidikan dan budaya, Septianus Bulolo mengatakan bahwa tradisi lompat batu tetap lestari.

"Memang fokusnya sudah terpecah, tetapi bukan berarti hilang. Sampai sekarang tradisi lompat batu masih sering dilakukan di Nias," tutupnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini