Desainer Harus Pahami Bisnis Fashion

Evi Elfira, Jurnalis · Senin 03 November 2014 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 03 194 1060589 desainer-harus-pahami-bisnis-fashion-fFcz02ZCWm.jpg Desainer harus paham bisnis (Foto

DALAM dunia fashion, desainer tidak hanya merancang atau membuat pakaian. Namun desainer Indonesia juga harus mengerti mulai dari tekstil hingga bisnis fashion.

Untuk bisa sukses dalam dunia mode, para desainer harus menguasai seluruh elemen dari fashion itu sendiri. Salah satunya adalah tekstil. Pembuatan bahan serta teknologi dari pembuatan bahan tersebut perlu dicermati oleh mereka.

"Desainer perlu menguasai teknologi dan perancangan tekstil. Mereka juga perlu pelajari teknologi, inovasi serta desain bahan. Jadi tidak hanya garmen tapi juga lebih ke teknis," jelas Jati Hidayat di fashion link Senayan City, Jakarta, Senin, (3/11/2014).

Tentunya, sangat disayangkan ketika desainer Indonesia berkembang dalam dunia bisnis fashion, tapi masih mengimpor benang daripada memproduksinya sendiri. Untuk itu, Jati merasa bahwa desainer tanah air perlu mempelajari teknologi, demi menguasai keseluruhan paket dari dunia fashion.

"Harus lebih dekat ke teknologi daripada seni, dan memang itu yang harus dilakukan. Karena, kalau mau kuat industri fashion-nya, itu harus whole package," imbuh Jati.

Hal ini memang berkaitan dengan budaya industri tekstil yang ada di Indonesia. Manufacturing selalu memproduksi dalam jumlah besar, sedangkan desainer dalam label kecil hanya perlu memproduksi dalam jumlah yang terbilang tidak banyak. Kemudian ini yang menjadi tantangan bagi para desainer Indonesia.

"Desainer kita memerlukan terobosan kultural. Cara kerjanya mungkin memang berbeda bagi pabrik untuk memproduksi dalam volume kecil. Nah, itu harus ditekankan, dari segi budaya dan lainnya. Teknologi dan segala macamnya itu memerlukan terobosan," tutup Jati.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini