nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Penggemar Berat Sate Kere

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 04 November 2014 03:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 11 03 298 1060613 presiden-jokowi-penggemar-berat-sate-kere-Jz9qG1xMTR.jpg Presiden Jokowi penggemar berat sate kere (Foto: Bramantyo/Okezone)

KOTA Solo memang terkenal dengan kuliner khas dan bermacam-macam, yang tidak ada di daerah lain. Ketika sedang ke Solo, pasti banyak yang memburu kuliner tersebut.

Ada salah satu makanan unik dan nikmat khas kota Solo yang pastinya akan menggoyang lidah. Bahkan rasanya juga membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap menikmatinya yakni sate kere.

Sate biasanya identik dengan daging, ikan ataupun ayam. Namun sate khas kota Solo ini terbuat dari tempe.

Baik dari tempe kedelai maupun dari tempe gembus yang terbuat dari sisa ampas kedelai pembuatan tahu yang diolah kembali menjadi tempe.

Ada banyak yang menjual sate kere di kota Solo, namun yang terkenal adalah sate kere Yu Rebi di Jalan Kebangkitan Nasional No 1-2, Solo atau di belakang Stadion Sriwedari Solo.

Menurut pemiliknya yang juga dikenal dengan nama Yu Rebi, Sate kere sama seperti sate daging lainnya, juga menggunakan lontong sebagai pelengkapnya.

Bumbu yang digunakan sama juga yakni bumbu kacang. Yang membedakan hanya bahan satenya saja, yang terbuat dari tempe gembus.

"Seporsi sate kere harganya Rp13.000 sudah termasuk lontong atau nasi sebagai pelengkapnya" ujar Yu Rebi ketika ditemui Okezone di Solo Jawa Tengah, belum lama ini.

Menurut Yu Rebi, Pak Jokowi sering mampir ke warung sate miliknya. Juga beberapa artis seperti Rieke Dyah Pitaloka dan Marcella Zalianty pernah juga datang ke warungnya.

"Pak Jokowi bareng dengan Megawati juga pernah ke sini, dua kali malah," ungkapnya.

Yang membuat dirinya teringat dengan Jokowi yaitu orang nomer satu di Republik ini selalu datang tiba-tiba di saat warung miliknya sepi tak ada satupun pembeli yang mampir.

Tak lama kemudian, setelah Jokowi tiba, warung sate kere miliknya langsung diserbu para pembeli.

"Pernah suatu ketika warung saya sepi. Pas Pak Jokowi datang, saya berkeluh kesah dengan sepinya jualan saya. Terus Pak Jokowi bilang, 'Ra sah bingung (tak usah bingung) , entar juga ramai'. Eeeh benar juga, tak lama setelah itu warung sate saya ramai lagi," pungkasnya.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini