Albert Yanuar & Jenahara Pamer Anime Jepang

Evi Elfira, Jurnalis · Selasa 04 November 2014 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 04 194 1060894 albert-yanuar-jenahara-pamer-anime-jepang-Zs7NROJLFa.jpg Koleksi Jenahara di JFW 2015 (Foto: Evi/Okezone)

BEKERJASAMA dengan Japan Foundation, dua desainer Indonesia menampilkan koleksi yang bertemakan Jepang. Mereka adalah Albert Januar dan Jenahara, yang memamerkan koleksi dengan inspirasi anime Jepang.

Dalam show semalam, Jenahara menampilkan koleksi busana yang terinspirasi dari serangga dalam anime 'Insect Squad'. Dengan warna-warna yang cerah, ciri khas dari gaya rancangan Jenahara tetap terlihat dalam potongan yang tidak biasa serta warna hitam yang tetap menjadi andalan Jenahara.

Sedangkan Albert Yanuar terinspirasi dari anime snow queen yang penuh dengan warna metalik. Tema busana Albert ini diberi nama Agatic Sphere yang merupakan koleksi spring/summer 2015 miliknya. Agatic Sphere diambil dari bebatuan mineral Agate dan Jasper oleh desainer muda berbakat ini.

"Itu jadi inspirasi dari Agate dan Jasper yang merupakan batuan mineral. Sebelum terbentuk menjadi batu tersebut, ada prosesnya dimana terbentuk struktur garis geometrik, ini yang tertuang dalam koleksi saya," jelas Albert Yanuar kepada Okezone di JFW, Senayan City, Jakarta, Senin, 3 November 2014.

Motif geometrik berupa garis-garis seperti yang terdapat dalam bebatuan diterjemahkan Albert ke dalam busananya dengan teknik khusus. Pembuatan gaun-gaun cantik serta unik tersebutpun tidak memakan waktu yang terlalu lama.

"Motifnya pada koleksi ini bentuknya di-translate ke gaun dengan teknik embroidery serta print. Pembuatan koleksi ini memakan waktu hampir dua bulan setengah dan ini yang saya tampilkan di Seoul Fashion Week," terangnya.

Dalam show tersebut, Albert menampilkan 24 look busana dengan dominasi warna merah, hitam, putih serta silver. Fokus pada gaun malam serta cocktail dress, desainer yang menggelar show di Seoul ini menggunakan bahan-bahan khusus busana tersebut. Diantaranya adalah bahan-bahan yang menunjukkan keanggunan seperti duchess silk, satin, tule, dan organza.

Uniknya, koleksi Albert ini beberapa diantaranya memiliki dua tampilan dalam satu busana. Dalam beberapa gaun, Albert membuat bagian bawah busananya dapat dilepas yang kemudian bisa dikenakan sebagai cape. Selain itu juga ada mini dress yang tak kalah menarik.

"Jadi koleksi gaun saya ini bisa di-transform juga dalam bentuk cape seperti mini kimono. Lebih ke arah look lebih modern dari jepang namun tidak terlalu tradisional," tutup Albert Yanuar.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini