East Meet West ala Dominique Nadine

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Kamis 06 November 2014 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 06 194 1062103 east-meet-west-ala-dominique-nadine-yIg1os26Bj.jpg Dominique Nadine pamer Recto Verso di JFW 2015 (Foto: Evi/Okezone)

SELAMA ini, budaya timur dan barat dianggap tidak bisa disatukan. Namun melalui tangan Dominique Nadine, anggapan tersebut tidak terbukti benar.

Di ajang Jakarta Fashion Week 2015, Dominique menghadirkan satu koleksi busana yang memadukan budaya timur dan barat atau when east meet west.

“Budaya timurnya saya ambil dari kain tenun Indonesia. Ada tenun dari Bali, Batak, Jepara, Garut dan Cirebon. Kalau budaya barat, saya aplikasikan dengan desain siluet serta brokat Eropa,” ujarnya di Senayan City, Jakarta, Rabu, 5 November 2014.

Ada sembilan look busana yang dihadirkan. Diantaranya terdiri dari delapan dewasa dan satu busana anak. Meski tampilannya terkesan formal, seperti gaun pengantin ataupun gaun malam, busana tersebut sebenarnya bisa “disulap” menjadi model lain. Hal inipun sesuai dengan temanya yakni Recto Verso, yang artinya dua sisi berbeda, tapi satu.

Untuk menggabungkan dua tema busana menjadi satu, tentunya tidak mudah. Namun Dominique Nadine mampu melakukannya dengan sempurna. Wanita yang sudah tiga tahun menekuni profesi sebagai desainer itum dengan jeli menambahkan variasi pada kontur rancangannya. Alhasil, penikmat fashion bisa mengeksplorasi satu busana menjadi beberapa model.

Twist-nya bisa dibolak balik dalam hitungan detik. Satu busana bisa 2 - 3 model dalam hitungan detik,” terangnya.

Lebih lanjut, pada koleksi kali ini, ada berbagai unsur warna yang terlihat. Mulai dari warna terang dan berani seperti Cherry Red, Royal Blue, Turquoise, Ungu, Kuning hingga campuran warna perak gading dan emas. Sementara untuk motif, Dominique memilih desain yang cukup langka, namun objeknya jelas.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini