JFW Jembatani Desainer Indonesia ke MFF

Evi Elfira, Jurnalis · Jum'at 07 November 2014 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 07 194 1062371 jfw-jembatani-desainer-indonesia-ke-mff-SseFTqbKtF.jpg Svida bersama pihak Australia-Indonesia Center (Foto: Evi/Okezone)

SETELAH mengumumkan pemenang penghargaan Australia-Indonesia Fashion Designer Award, program kerjasama Indonesia dan Australia terus berlanjut. Salah satunya adalah membawa pemenang ke Melbourne Fashion Festival (MFF).

Setelah penghargaan tersebut, Jakarta Fashion Week (JFW) dan Australia-Indonesia Center (AIC) berkolaborasi kembali untuk menggelar kompetisi untuk mencari bakat baru dalam industri fashion. Pemenangnya akan mendapat hadiah senilai 10.000 dolar Australia dan memiliki kesempatan untuk menjajaki pasar Australia dan diliput oleh media di sana.

"Suatu kehormatan kita bukan hanya tukar panggung antara JFW dan Melbourne Fashion Festival, tapi benar-benar kolaborasi dari suatu kompetisi untuk meluncurkan brand dari Indonesia," Svida Alisjahbana selaku Ketua Umum JFW di JFW, Senayan City, Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Menurutnya, kolaborasi ini akan menghasilkan suatu keindahan yang baru. Jangankan berkolaborasi, perjalanan fashion Indonesia sendiri dirasa Svida sudah sangat indah. Apalagi jika ditambah dengan adanya kolaborasi.

"Perjalanan fashion Indonesia saja sudah Indah, apalagi perjalanan kolaborasi fashion antara Indonesia dan Australia. Kita bisa bayangkan keindahan ini muncul dari kolaborasi yang tentunya akan membawa inovasi," imbuh Svida.

Selain itu, ketika ditanya Okezone, pihak AIC sendiri menganggap keragaman yang ada di Indonesia selalu menjadi inspirasi bagi para desainer tanah air. Dengan keberagaman tersebut, tentunya menjadi nilai jual tersendiri bagi pasar Australia dan AIC mengatakan akan membantu mengenalkan produk dari desainer Indonesia.

"Indonesia memiliki keberagaman yang wonderful, dengan bakat-bakat para desainer muda yang mengagumkan. Bakat-bakat inilah yang membuat kita ingin mengenalkan para desainer Indonesia melalui label mereka kepada market di Australia," tutup Laura Anderson selaku Chairman of Melbourne Fashion Festival.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini