Share

"Siapa pun Bisa Jadi Duta Kesehatan"

Erika Kurnia, Jurnalis · Minggu 09 November 2014 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 08 481 1062699 siapa-pun-bisa-jadi-duta-kesehatan-z2MFWsZwCU.JPG Dewi Gita sebagai duta kanker (Foto: Feri/Okezone)

PAHLAWAN adalah mereka yang memiliki jasa besar untuk membuat suatu perubahan dan perbaikan. Siapa pun bisa menjadi pahlawan di bidangnya dan bagi siapa pun, baik kelompok maupun individu.

Pengajar atau inspirator merupakan salah satu tokoh yang seringkali dihargai sebagai seseorang yang memiliki sikap kepahlawanan. Ilmu dan pesan apa pun yang mereka miliki dan sebarkan tentu dapat dihargai siapa saja yang mengenal dan mendapat pengaruh dari usaha mereka.

Dewi Gita adalah salah satu tokoh artis yang mungkin bisa disebut sebagai serorang pahlawan. Melalui baktinya sebagai seorang duta kanker serviks beberapa tahun yang lalu, tentu telah banyak usaha positif yang ia lakukan, khususnya dalam bidang edukasi kesehatan.

Bagi Dewi, siapa pun dapat menjadi seorang duta kesehatan, dengan memiliki rasa tanggung jawab untuk menyampaikan ilmu apa pun itu yang diketahui. Sebagai salah satu anggota masyarakat yang pernah tersedukasi di bidang kanker serviks, Dewi merasa pentingnya ia untuk bertanggung jawab dengan ilmu tersebut.

“Ada tanggung jawab penuh untuk saya menyampaikan kepada siapa pun apa yang saya ketahui. Di bidang ini tidak hanya perempuan, laki-laki pun saya ajari. Karena laki-laki juga punya adik perempuan punya istri punya kakak perempuan yang memang harus mereka edukasikan,” tutur Dewi kepada Okezone, belum lama ini, di Solo.

Walaupun sudah tidak lagi menjadi duta kanker serviks, Dewi masih merasa tanggung jawab untuk terus menyebarkan informasi dan dukungan untuk mencegah penyakit tersebut kepada masyarakat.

“Sesama perempuan saya pun masih selalu tanya, sudah pernah pap smear belum? Kadang mereka yang pernah tahu saya pernah menjadi duta, selalu bertanya mengenai kanker serviks ini. Oleh karena itu, sampai saat ini saya selalu update pengetahuannya yang terus bertambah dan berubah, misalnya bagaimana harga vaksin sudah lebih murah, dan sebagainya,” imbuhnya.

Menurut Dewi, sifat kepahlawanan pada dasarnya dimiliki siapa saja, dengan inisiatif dan keinginan untuk terus saling membantu. “Siapa pun itu bisa menjadi duta, karena siapa pun tentu memiliki rasa kepahlawanan. Siapa pun itu bisa mencurahkan perasaan itu dengan apa pun,” tutupnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini