Singkong Masuk Daftar Makanan Paling Berbahaya

Dinno Baskoro, Jurnalis · Senin 17 November 2014 22:25 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 17 298 1066786 singkong-masuk-daftar-makanan-paling-berbahaya-VS3tVhG6QZ.jpg Sannakji, gurita mentah khas Korea (Foto: Cntraveler)

MUNGKIN banyak yang belum tahu, ternyata singkong, salah satu makanan yang sudah akrab dengan lidah masyarakat Indonesia, masuk dalam daftar makanan paling berbahaya. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir Cntraveler, Senin (17/11/2014).

Ackee

Ackee adalah buah asli Afrika Barat yang juga menjadi buah nasional Jamaika. Buah ini berasal dari pohon ackee, sebuah pohon tropis besar yang tumbuh sampai ketinggian lebih dari 40 meter. Buah ackee bisa menyebabkan muntah hebat. Ini disebabkan racun hypoglycin yang terkandung di dalamnya. Ackee tidak boleh dikonsumsi sampai bijinya terlihat dan buah berwarna merah.

Singkong

Makanan ini sudah sangat akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Namun belum banyak orang tahu, ternyata singkong akan sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam keadaan mentah. Singkong mentah ketika dikunyah akan mengeluarkan enzim linamarase, yang bisa mengubah singkong menjadi racun sianida.

Hákarl

Makanan ini terbuat dari fermentasi ikan hiu Greenland, di mana hewan ini tidak memiliki saluran kemih. Karena itulah, berbagai limbah dan zat beracun berpotensi tersimpan dalam dagingnya. Untuk itu, dibutuhkan waktu enam bulan untuk membuat makanan ini aman dikonsumsi.

Casu marzu

Keju ini terbuat dari susu dan terdapat belatung hidup yang menggeliat di dalamnya. Di Eropa, makanan ini sangat dilarang. Meski larva ini tidak mematikan, tapi jika tertelan, larva ini bisa bertahan hidup dalam usus Anda untuk waktu yang lama. Tentu saja hal ini sangat berbahaya bagi tubuh.

Sannakji

Ini merupakan makanan khas Korea yang terbuat dari bayi gurita, disantap dalam keadaan mentah. Tentakel gurita akan terus bergerak meski sudah terpisah dari badannya. Sifatnya yang terus mengisap, tentakel akan terus menempel jika tidak dikunyah dengan benar. Kemungkinan terburuk, tentakelnya akan terus menyangkut di tenggorokan Anda. (yac)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini