Lima Makanan Paling Mematikan

Dinno Baskoro, Jurnalis · Selasa 18 November 2014 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 17 298 1066789 lima-makanan-paling-mematikan-b5zanXItAS.jpg Ikan fugu (Foto: Cntraveler)

MAKANAN lezat berikut ini sangat berbahaya bila tidak diolah dengan benar. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Untuk itu harus berhati-hati bila ingin menyantapnya. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir Cntraveler.

Kacang mete mentah

Mungkin belum banyak yang tahu, tenyata kacang mete mentah ini mengandung senyawa urushio yang bisa berakibat fatal bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Namun, jika dimakan dalam keadaan matang, kacang ini sangat lezat, bahkan harga per kilonya cukup mahal.

Elderberry

Jika Anda menikmati jelly atau selai rasa elderberry mungkin tidak masalah. Tapi jika Anda menyantap elderberry dalam keadaan mentah, harus ekstra hati-hati. Jika daun, ranting, dan bijinya tertelan, dapat menyebabkan mual yang parah.

Bullfrog afrika

Masyarakat Namibia gemar sekali menyantap kodok jenis ini, karena rasanya sangat lezat. Namun, kulit dan jeroannya mengandung racun mematikan. Untuk itu, warga Namibia selalu mencari celah di mana kodok ini tidak lagi berbahaya, yaitu ketika musim hujan ketiga, atau setelah musim kawin. Kodok ini jadi netral dan tidak berbahaya. Jika Anda salah menyantapnya tidak dalam waktu tersebut, bisa jadi Anda berisiko gagal ginjal.

Kerang darah

Kerang ini banyak disajikan di kedai seafood. Biasanya kerang jenis ini panen di lingkungan yang rendah oksigen. Karena hal ini kerang tersebut jadi lebih menyerap lebih banyak virus dan bakteri, termasuk virus hepatitis A, tipus dan disentri. Untuk itu, perlu teknik tersendiri dalam mengolah panganan ini.

Fugu

Ikan fugu sudah cukup populer masuk dalam daftar makanan paling mematikan. Di Jepang, hanya koki bersertifikat dan berpengalaman yang bisa mengolah panganan ini. Pasalnya, racun yang terdapat di dalamnya 1.200 kali lebih bahaya daripada sianida. Bila tertelan akan menyebabkan gejala parah, bahkan kematian. (yac)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini