nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar Bedah Robotik di Negeri Sendiri

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 02 Desember 2014 18:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 12 02 481 1073716 belajar-bedah-robotik-di-negeri-sendiri-vWdpT4BNGy.jpg Belajar bedah robotik di negeri sendiri (Foto: Arabiangazette)

BEDAH robotik (robotic surgery) adalah teknik operasi mutakhir yang telah dipraktikkan di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan tenaga ahli untuk teknologi tersebut telah tersedia dan dapat dilatih di negeri sendiri.

Mengingat teknologi ini masih terbilang baru di Indonesia, masuk pada tahun 2011, tenaga medis yang mampu mengoperasikan teknologi tersebut masih sangat sedikit. Akan tetapi, hal ini bukan karena tenaga kesehatan Indonesia tidak kompeten.

Sejauh ini tim dokter yang mengoperasikan bedah robotik adalah mereka yang tergabung dalam tim dokter Advanced Robotic and Minimally Invasive Surgery (ARMIS), baru sekitar 12 orang. Mereka terdiri atas dokter spesialis penyakit dalam dari beberapa bidang.

Dokter Ivan R. Sini, Sp.OG., dari RS Bunda Jakarta mengakui bahwa bedah robotik memang belum populer di Indonesia, meski pun dalam dekade terakhir ini telah umum digunakan di luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia. Salah satu hambatannya adalah belum banyaknya minat dokter untuk mendalami ini.

“Kami menerima dokter dengan kompetensi spesialis. Untuk dapat mempelajari teknologi ini, mininal dokter bisa melakukan operasi konvensional dan mengikuti proses pelatihan,” tutur Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi PT. Bunda Medik ini kepada Okezone, dalam acara Pencapaian ke-100 Kasus Bedah Robotik di Double Tree Hotel, Cikini, Jakarta, Selasa, (2/12/2014).

Pada awalnya, dokter ARMIS dan tenaga perawat mendapatkan pelatihan dari tenaga profesional di luar negeri. Seperti online training dengan ahlinya di Amerika, kemudian overseas training seperti di Hong Kong dan Singapura, dan pelatihan penyesuaian di tanah air untuk mendapatkan sertifikat.

“Siapa pun dokter spesialis yang berminat dapat bergabung dengan kami. Kabar baiknya, kami sudah bisa melatih dokter-dokter lain di sini,” jelas dr. Sita Ayu, Arumi, Sp.OG., Koordinator ARMIS.

Bedah robotik merupakan teknik pembedahan yang menggunakan teknologi tangan robotik melalui serat optik dengan surgeon console (simulator). Teknologi ini lebih canggih dari teknik bedah jarak jauh atau laparoskopi.

Teknologi yang mulai diperkenalkan pada 2012 ini, telah melayani 110 pasien hingga hari ini. Sejauh ini, penyakit yang telah ditangani seperti bedah ginekologi (kandungan), urologi (saluran kencing), usus (kolorektal), dan thoracic yang masih dalam proses penjajakan. (yac)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini