Debu dan Bulu Binatang Tidak Sebabkan Alergi

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 04 Desember 2014 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 04 481 1074627 debu-dan-bulu-binatang-tidak-sebabkan-alergi-l1GYqhn41o.jpg Debu dan bulu binatang tidak sebabkan energi (Foto: Healthychild)

DEBU dan bulu binatang sering kali disalahkan oleh mereka yang sensitif dengan lingkungan yang kotor dan binatang.

Beberapa orang punya alergi dengan makanan tertentu, sebagian lain menjadi alergi karena faktor lain seperti lingkungan. Di Indonesia, alergi karena faktor lingkungan biasanya disebabkan oleh kutu debu (pungau), spora jamur, dan binatang.

Melihat contoh alergen (agen penyebab alergi) di atas, menurut dr. Rusdian Utama Roeslani, SpTHT-KL., khusus debu atau bulu binatang tidak menyebabkan seseorang alergi, melainkan partikel protein tertentu yang lebih kecil.

“Yang membuat alergi itu adalah protein dari binatang, seperti kecoa. Pada binatang berbulu, yang menyebabkan alergi itu adalah sel kulit mati mereka, yang ketika tersebar di udara dapat bertahan selama dua jam,” jelasnya.

Alergi merupakan reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap zat tertentu yang dianggap asing oleh tubuh. Saat alergen menyerang, tubuh mulai memproduksi antibodi jenis tertentu, yang disebut IgE, untuk mengikat alergen.

Alergen terikat dengan IgE, yang melekat pada sel mast. Hal ini menyebabkan sel mast untuk melepaskan bermacam bahan kimia ke dalam darah. Senyawa kimia utama seperti Histamin, menyebabkan sebagian besar gejala reaksi alergi. Reaksi dari alergi bisa berupa bersin dan gatal, atau gejala rhinitis. (yac)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini