225 Juta Wanita Hindari Kehamilan dengan KB

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 08 Desember 2014 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 05 481 1075304 225-juta-wanita-hindari-kehamilan-dengan-kb-X0sUP3ZNz9.jpg 225 wanita hindari kehamilan (Foto: Telegraph)

DI negara berkembang, wanita rela mennyisihkan uang demi mendapat layanan kesehatan seksual demi kurangi Angka Kematian Ibu (AKI) pasca kehamilan. Pasalnya, PBB masih menargetkan penurunan AKI dalam program MDGs yang berakhir 2015 nanti.

Laporan yang ditulis oleh Guttmatcher Institute mengatakan, 225 juta wanita ingin menghindari kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi. Padahal masa-masa kehamilan hingga melahirkan menjadi kewajiban wanita untuk mendapat keturunan.

Direktur Eksekutif UNFPA'S Babatunde Osotimehin mendesak kepada seluruh pemerintah di negara berkembang, untuk mengedukasi para wanita untuk menjalankan program hamil dan melahirkan yang benar. Karenanya, hal ini dapat memperkuat pengembangan sistem yang mendalam.

"Kita tahu apa yang harus dilakukan dan kita tahu bagaimana melakukannya. Investasi ini menyelamatkan nyawa, memberdayakan perempuan dan anak, memperkuat sistem kesehatan dan memiliki dampak pengembangan yang mendalam dan abadi,” ujarnya seperti dikutip Reuters, Sabtu (6/12/2014).

Menurut laporan, wanita di negara berkembang seperti di benua Afrika, Asia, Amerika Latin dan Karibia selalu menyiapkan uang USD25 atau setara Rp300 ribu, untuk mendapat layanan kesehatan seksual. Tak jarang pencegahan ini juga dilakukan oleh remaja perempuan, wanita dewasa ataupun belum.

Biasanya mereka menggunakan kontrasepsi, program hamil, perawatan bayi baru lahir, pencegahan HIV, mencegah penularan virus kepada ibu dan bayi dan pengobatan untuk infeksi menular seksual.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini