nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BWAP Indonesia di Miss World 2014 Bukan Lip Service

Fitri Yulianti, Jurnalis · Rabu 17 Desember 2014 10:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 12 17 194 1080360 bwap-indonesia-di-miss-world-2014-bukan-lip-service-MfipJzV1tD.jpg Liliana menyebut program BWAP Indonesia di Miss World 2014 bukan lip service (Foto: Dede/Okezone)
MARIA Rahajeng, wakil Indonesia di ajang Miss World 2014, mencatat prestasi membanggakan lewat Beauty with A Purpose (BWAP). Founder Miss Indonesia Liliana Tanoesoedibjo menyebut program sosial yang dilakukan Maria bukan lip service.

Ajang Miss World 2014 kembali menjadi pembuktian Indonesia yang menyuguhkan program sosial menyentuh hati dan memberikan dampak sosial yang besar lewat Beauty with A Purpose. Maria Rahajeng melakukan program sosial berupa pembangunan jembatan di Lebak, Banten. Keseriusannya menggarap program ini berbuah manis dengan raihan lima besar BWAP Miss World 2014.
 
"Kita punya BWAP berbeda, kita benar-benar mengerjakannya, bukan cuma lip service," kata Liliana Tanoesoedibjo kepada Okezone di sela perhelatan I Fashion Festival 2014, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
 
Untuk program BWAP, Maria terlibat dalam proyek pembangunan jembatan bagi penduduk dua desa di Lebak, Banten, yang selama ini terpisah oleh sungai. Jembatan tersebut tentunya sangat bermanfaat. Tidak hanya membantu menghubungkan penduduk satu daerah ke daerah lain, juga membantu anak-anak untuk menuju sekolahnya lebih cepat. Maria bahkan sempat menggalang dana lewat media sosial.
 
Maria Rahajeng menorehkan prestasi lima besar BWAP di ajang Miss World 2014
 
"Daerah yang tadinya tidak pernah diperhatikan, sekarang dibangun jembatan. Penduduk desa di sana pasti senang. Setidaknya, mereka dianggap masih saudara. Kita semua bersaudara. Ada hubungan yang lebih dekat antara Miss Indonesia dengan penduduk di sana," ungkap Liliana.
 
Usai ajang Miss World 2014, Maria sendiri mengatakan akan melanjutkan kegiatan sosial dengan proyek serupa. Baginya, membangun jembatan seperti membangun harapan bagi banyak orang, dan merupakan pengalaman yang tak ternilai.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini