Tsunami Aceh Jadikan Perempuan Ini Kuat

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 24 Desember 2014 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 24 196 1083296 tsunami-aceh-jadikan-perempuan-ini-kuat-erVJnLJfVN.jpg Tsunami Aceh jadikan perempuan ini kuat (Foto: BBC)

BENCANA tsunami di Aceh 10 tahun yang lalu telah membentuk karakter seorang anak perempuan menjadi kuat. Mawardah Priyanka yang saat itu berusia 11 tahun, telah kehilangan kedua orangtuanya.

Seorang wartawan BBC, Andrew Harding, menceritakan tentang bagaimana ia bertemu kembali dengan Mawardah 10 tahun setelah bencana yang meluluhlantakkan Serambi Mekah. Saat ini Mawardah telah berusia 21 tahun dan menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi swasta di Banda Aceh. Ia mengikuti kelas kickboxing Thailand bersama sekelompok anak laki-laki dan perempuan.

“Ia murid yang baik. Ia bekerja dan belajar keras. Sebagai seorang gadis, ia memiliki semangat seperti anak laki-laki. Ia kuat, dia tidak mudah menyerah,” kata Maulizan Za, guru bahasa Inggris Mawardah, dikutip dari BBC, Rabu (24/12/2014).

Maulizan juga mengatakan kepada Harding bahwa dirinya khawatir terhadap inflasi. Tetapi, ia percaya bahwa secara signifikan hidupnya lebih baik dan lebih aman daripada sebelum tsunami. Sedangkan Mawardah telah menjadi lebih kuat dari saat ia mengetahui kedua orangtuanya telah menjadi korban tsunami.

“Teman-teman saya adalah keluarga saya sekarang. Saya ingin menjadi wanita yang kuat. Setelah lulus dari perguruan tinggi ini, saya akan melanjutkan studi di Amerika dan bekerja sebagai wartawan. Saya merasa masa depan saya akan cerah,” kata Mawardah.

Mawardah juga bercerita bahwa tsunami telah membawa dampak yang baik untuk kehidupan semua orang. Khususnya dampak perdamaian yang dilakukan oleh gerakan pemberontak di Aceh saat itu. Dulu ia sempat merasakan ketakutan, melihat jalan-jalan yang diblokir dan mendengar kabar bentrokan di bukit belakang desa. Tetapi setelah ada tsunami, semua pihak sepakat dengan kata damai. Hingga saat ini, Aceh terus mendapatkan keuntungan dari kesepakatan yang mengakhiri konflik itu. (yac)

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini