Share

Fakta Mengejutkan tentang Telur Ayam (1)

Dinno Baskoro, Okezone · Sabtu 03 Januari 2015 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 03 298 1087438 fakta-mengejutkan-tentang-telur-ayam-1-oMJ3tGzgby.jpg Telur ayam paling sering dikonsumsi di dunia (Foto: Dailymeal)

TELUR ayam adalah salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi semua orang di seluruh dunia. Telur ayam juga merupakan makanan yang serba guna, karena bisa disantap dengan makanan apapun.

Tapi, tahukah Anda, ada beberapa fakta mengejutkan tentang telur ayam yang belum banyak diketahui. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir Thedailymeal, Sabtu (3/1/2014).

Telur ayam banyak kegunaan

Telur ayam adalah makanan serba guna. Begitu banyak cara untuk bisa menikmati kelezatan telur ayam dan nutrisinya. Bisa direbus, digoreng, dimakan mentah, campuran jamu, disantap setengah matang, salah satu bahan penting dalam pembuatan kue, roti dan sebagainya, bahkan telur ayam bisa jadi perekat alami untuk makanan, dan masih banyak lagi kegunaan telur ayam untuk dijadikan santapan.

Ayam petelur dari ras white leghorn

Salah satu ayam petelur yang paling sering digunakan oleh industri telur ayam dari zaman dulu hingga kini adalah jenis dari ras white leghorn. Pertama kali, ayam ini berkembang biak dan dibawa ke Amerika pada 1828.

Iowa adalah industri telur ayam terbesar di Amerika

Hampir 15 miliar telur diproduksi Iowa setiap tahun. Industri telur ini memiliki lebih dari 8.000 karyawan, dan menjadi pemasok utama telur ayam di berbagai wilayah, seperti Ohio, Indiana, dan Pennsylvania.

219 juta ayam jantan mati setiap tahun

Ayam jenis white leghorn betina dimanfaatkan untuk diambil telurnya, namun bagaimana nasib para pejantan? Sayang sekali, ayam jantan jenis leghorn ini tidak sama dengan ayam broiler (penghasil daging). White leghorn jantan dipelihara hingga tua dan mati begitu saja. Pasalnya, daging ayam ini dianggap tidak layak untuk dijadikan konsumsi publik oleh industri.

Satu ayam white leghorn memproduksi 280 telur per tahun

Ayam jenis leghorn punya sifat yang tidak mudah stres dan cenderung selalu berdiam diri. Untuk itu, ayam ini cocok dijadikan sebagai ayam petelur. Beberapa ayam menghasilkan telur hingga 320 telur per tahun. Namun jika dihitung rata-rata produksi, ayam ini mampu menghasilkan 280 telur per tahun. Tentu saja usia ayam juga berpengaruh, ayam betina tua bisa menghasilkan telur jumbo dengan berat rata-rata 30 ons per tahun, sedangkan yang masih muda hanya separuhnya. (Bersambung)

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini