Bahaya Korset terhadap Alat Kontrasepsi IUD

Mom & Kiddie, Jurnalis · Minggu 11 Januari 2015 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 11 481 1090656 bahaya-korset-terhadap-alat-kontrasepsi-iud-Y1MPxrc06Z.jpg Bahaya korset pada IUD (Foto: Beautysecox)

BANYAK wanita ingin tampil dengan tubuh langsing dalam waktu singkat tanpa susah payah berdiet ketat dan olahraga. Salah satunya memakai korset pelangsing atau slimming suit. Beragam produk korset beredar di pasaran dan berlomba-lomba memamerkan keunggulannya.

Pada umumnya korset memakai kawat untuk menopang tubuh. Di iklan televisi kerap muncul korset pelangsing yang mengandung logam. Lantas bahayakah kenakan korset saat wanita tengah memakai alat kontrasepsi spiral/IUD yang mengandung logam?

Menurut dr. Alesia Novita, SpOG, korset yang mengandung bahan logam bila bertemu logam akan menimbulkan panas yang dapat merusak jaringan otot tubuh dan rasa nyeri di daerah rahim karena panas yang ditimbulkan.

"Panas akan menyebabkan kontraksi rahim (uterus) yang dapat mengubah atau menggeser posisi spiral," ungkapnya.

Jika alat kontrasepsi bergeser berarti alat kontrasepsi tersebut tidak dapat berfungsi maksimal. Karena apabila tembaga yang terdapat di uterus tidak menutupi lubang saluran telur, maka sperma dapat membuahi sel telur pada saat ovulasi dan terjadilah kehamilan.

Korset tanpa bahan logam atau bahan lainnya bisa dipakai kapan saja dan selama apapun asalkan, tidak menyakitkan organ tubuh seperti tulang rusuk dan menyesakkan paru-paru.

"Dengan adanya penekanan dapat menyebabkan cedera tulang rusuk, sesak napas dan nyeri pada perut, karena kontraksi rahim disebabkan aliran darah yang tidak lancar. Sedangkan korset yang dilengkapi magnet dan sinar infrared dampaknya dapat menimbulkan panas yang bisa menyebabkan kerusakan jaringan otot organ dalam dan kulit luar," bebernya.

Rasa panas dapat menjalar ke rahim sehingga menimbulkan rasa nyeri dan bahaya bagi yang memakai alat kontrasepsi IUD karena aliran panas bertemu logam dan jaringan di dalam rahim bisa rusak.

Pada korset yang tidak mengandung logam sama saja efektivitasnya dalam menekan perut dan lebih aman karena risikonya hanya penekanan saja, tidak merusak otot dan jaringan sekitar.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini