nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab ASI Tak Keluar Setelah Melahirkan

Mom & Kiddie, Jurnalis · Minggu 11 Januari 2015 15:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 01 11 481 1090692 penyebab-asi-tak-keluar-setelah-melahirkan-1llFX4okCo.jpg Penyebab air ASI tersendat (Foto:Huffingtonpost)

KEBAHAGIAAN atas kelahiran sang buah hati terasa makin lengkap tatkala proses menyusui berjalan lancar. Tapi nyatanya tak sedikit Moms yang mendapati ASI-nya tak kunjung keluar pascamelahirkan. Berikut penyebab ASI tak langsung keluar, menurut duo pakar laktasi dr. Utami Roesli, SpA.,MBA.,IBCLC.,FABM dan Dr. Jeanne-Roos Tikoalu, SpA, IBCLC, berikut.

Perlu Moms ketahui, sejak usia kehamilan 16 minggu atau berkisar empat bulan kehamilan, produksi ASI sudah mulai ada, tetapi dihambat oleh kadar hormon kehamilan yang tinggi. Barulah pada hari ke-2 atau ke-3 pascamelahirkan, kadar hormon kehamilan turun drastis dan hormon yang memengaruhi produksi ASI (hormon prolaktin) semakin dominan. Saat itulah ASI mulai dikeluarkan dari payudara. Jadi secara alamiah payudara mulai membengkak pada hari ke-2 atau ke-3 pascapersalinan.

Produksi ASI

Hormon prolaktin akan merangsang sel sel ‘pabrik’ ( alveoli) untuk mengubah darah menjadi ASI sebanyak ASI yang dikeluarkan, misal ASI dikeluarkan 50 ml maka prolaktin akan merubah darah menjadi ASI sebanyak 50 ml. Selain itu karena posisi dan perlekatan, bila cara memerah ASI tepat maka bayi akan dapat mengambil ASI sebanyak yang dia perlukan dan ibu dapat memerah ASI sebanyak yang ibu perlukan.
 

Proses pengaliran ASI

Hormon oksitosin akan merangsang otot polos sekitar ‘pabrik’ ASI (Alveoli) untuk mengerut. Oksitosin ini akan sangat dipengaruhi oleh pikiran Moms. Bila pikiran ibu positif, maka oksitosin akan tinggi dan pengaliran ASI akan lancar,. Sebaliknya, bila berpikiran negative. akan menghambat aliran ASI.

(ren)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini