Share

Posyandu Mampu Tangkal Kasus Balita Gizi Buruk

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Kamis 15 Januari 2015 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 15 481 1092819 posyandu-mampu-tangkal-kasus-balita-gizi-buruk-pQInhwqfXD.jpg Posyandu atasi gizi balita buruk (Foto: Okezone)

POS Pelayanan Terpadu (Posyandu) berfungsi menyejahterakan masyarakat khususnya Kesehatan Ibu dan Balita. Karena itu, Pemerintah Kota Depok melaksanakan revitalisasi untuk dapat menjadi posyandu yang mandiri dan multifungsi. Tujuan tersebut untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para kader.

Sekretaris Daerah Kota Depok Etty Suryahati, selaku Ketua Pokjanal Posyandu Kota Depok mengatakan, pelatihan ini dapat bermanfaat bagi peningkatan keterampilan dan pengetahuan para kader, dan akan berpengaruh pada peningkatan IPM Kota Depok. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kota Depok pelayanan posyandu ditengah masyarakat perlu ditingkatkan.

“Posyandu juga harus mempersuasi masyarakat agar menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), karena lebih baik mencegah dari pada mengobati. Masyarakat juga harus menjalankan cara bijak hidup sehat,” jelasnya di Balaikota Depok, Kamis (15/1/2015).

Kegiatan Posyandu dan kesukarelaan para kader, kata Etty, adalah sesuatu yang mulia. Ia menambahkan melalui posyandu juga dapat mempertahankan nilai-nilai sosial yang positif di tengah masyarakat selain itu mampu mendeteksi balita gizi buruk.

Sementara itu Badan Pemberdayaan Masyarakat & Keluarga (BPMK) menyiapkan Panti Pemulihan Gizi (PPG) di Puskesmas untuk pasien gizi buruk. Kabid Keluarga Sejahtera BPMK Erry Sriyanti menyatakan, PPG di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) disiapkan bagi kemunculan pasien gizi buruk. Seperti di Puskesmas Sukmajaya, Pancoranmas, dan Beji.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini