HaloNiko! Sajikan Masakan Yunani Pas di Lidah Orang Jawa

Santi Andriani, Jurnalis · Senin 26 Januari 2015 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 26 298 1097258 haloniko-sajikan-masakan-yunani-pas-di-lidah-orang-jawa-H5IMqt6sBb.jpg Mama moussaka makanan khas Yunani (Foto:Okezone)

MENIKAHI Rika Harjosuwarno yang asli Yogyakarta, Nikolaos Avgoustinos asal Yunani harus mengawinkan kuliner Yunani dan Jawa. Alhasil, ada beberapa bahan makanan yang perlu diganti agar lebih pas di lidah orang Indonesia, Jawa khususnya.

Nikolaos—akrab dipanggil Niko—mengatakan bahwa tidak ada kesulitan berarti ketika dia membawa masuk makanan asli Yunani ke Indonesia kurang lebih tiga tahun lalu. Dia mengakui, hanya perlu mengurangi penggunaan bawang putih dalam setiap masakannya.

"Karena kebanyakan (konsumen) pegawai kantor dan tidak begitu suka bau bawang putih yang mencolok," kata Niko ketika ditemui Okezone di HaloNiko!, warung makan perpaduan Yunani dan Jawa miliknya, baru-baru ini.

Pria yang tidak mau disebut sebagai chef dengan alasan tidak pernah mengenyam pendidikan memasak secara formal ini membeberkan, bumbu utama makanan Yunani terletak pada penggunaan minyak zaitun. Karenanya, ia akan mengusahakan untuk menggunakan minyak zaitun yang benar-benar asli, tanpa campuran bahan apapun. Bumbu-bumbu lainnya yang juga dipergunakan, adalah oregano, bawang bombay, yoghurt, dan tomat. Niko mengaku, masakan Yunani tidak membutuhkan banyak bumbu seperti pada masakan Indonesia.

Namun, bukan berarti masuk ke Indonesia lalu Niko mengabaikan selera lidah orang Indonesia, khususnya Jawa, daerah asal istrinya. Tidak ingin meninggalkan pakem masakan Yunani, Niko memilih mengganti bahan makanan yang lebih sesuai dengan selera orang Indonesia.

"Misalnya kentang, ada makanan yang asli Yunaninya menggunakan kentang, tapi agar pas dengan orang Jawa kita ganti dengan ubi manis, sweet potato," sahut Kika, panggilan akrab Rika, saat mendampingi Niko.

Perpaduan dua cita rasa yang disuguhkan HaloNiko! kepada Okezone, yaitu souvlaki chicken dan mama mousaka. Souvlaki chicken, yang mirip kebab dari Timur Tengah, aslinya di Yunani disuguhkan dengan side dish berupa kentang goreng renyah, layaknya menikmati hamburger dengan fried fries di restoran cepat saji.

"Tapi agar lebih sesuai dengan lidah orang Indonesia, kentangnya kita ganti dengan fried yum atau ubi goreng, manis tapi tetap cita rasa gurihnya karena kita taburi garam di atasnya," ujar wanita lulusan Sastra Inggris Universitas Gajah Mada ini.

Okezone mengakui, cita rasa ubi goreng sebagai teman soulvaki chicken memang tidak kalah tanding dengan kentang goreng. Ubi gorengnya begitu renyah dan gurih.

Sama seperti pada soulvaki chicken, ubi manis juga menggantikan kentang pada hidangan mama moussaka. Hidangan ini mirip lasagna, tapi dengan tambahan terong sebagai isian.

"Di Haloniko adalah menu fusion modern karya Mas Niko. Tidak meninggalkan pakem, tapi ya ditambah sana-sini untuk menciptakan rasa baru yang modern," tutup Kika.

(ftr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini