Menteri Puan Dukung Kampanye Gizi Seimbang di Sekolah

Erika Kurnia, Jurnalis · Rabu 28 Januari 2015 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 28 481 1098318 menteri-puan-dukung-kampanye-gizi-seimbang-di-sekolah-aqQTW2DcDk.jpg Menteri Puan datangi SD di Bandung (Foto: Erika Kurnia/Okezone)

KAMPANYE Gizi Seimbang dan Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) di sekolah perlu didukung berbagai pihak. Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam hal ini juga mendukung kampanye tersebut.

Puan Maharani sebagai Menteri Kemenko PMK dalam kunjungan kerjanya ke SD Kartika X-3, di kawasan Bandung Barat, mencoba mengobservasi Penerapan Gizi Seimbang serta PHBS di sekolah tersebut. PHBS sendiri telah dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.

Penerapan gizi seimbang bagi anak-anak bisa dimulai dengan membangun kebiasaan sarapan pagi, dan membawa bekal sekolah yang bergizi untuk pemenuhan gizi anak. Selain itu, pembiasaan mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir, mengonsumsi jajanan sehat di sekolah, menjaga kesehatan gigi hingga lingkungan sekolah sehat adalah butir dari PHBS.

"Sekolah seperti inilah yang memunculkan generasi-generasi penerus bangsa yang bukan hanya akan mampu berdaya saing di Indonesia tapi juga di dunia international. Sehat jasmani dan rohani itu memang harus dimulai sejak dini, dimana anak-anak ini paham dimana asalnya, kearifan lokalnya," kata Menteri Puan kepada media, Kamis (28/1/2015).

Di hadapan Menteri, anak-anak mempraktekkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, kebiasaan sehat seperti meminum susu dan jajanan sehat di sekolah. Sejumlah penampilan dari siswa dalam bentuk tarian-tarian tradisional, kemampuan berbahasa Inggris, serta fasilitas sekolah lainnya untuk menunjang PHBS.

"Tadi saya dipertontonkan makanan-makanan sehat yang dijual di sekolah ini. Ada taman tanaman obat juga. Di sana saya pun memperkenalkan kepada anak-anak tentang jamu dan minum jamu, khususnya untuk jamu yang bisa diminum sejak dini, semisal jahe," imbuhnya.

Putri dari mantan Presiden Megawati ini mengatakan bahwa, masalah seputar gizi anak masih sangat banyak yang perlu dibenahi. Ia mengaku pemerintah tidak bisa kerja sendiri untuk menuntaskan semua permasalahan, selain dengan tanggung jawab bersama dan gotong royong dengan masyarakat.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini