Image

Makna Buah di Perayaan Imlek

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 17 Februari 2015 15:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 02 17 298 1107018 makna-buah-di-perayaan-imlek-oNfPmIjUGv.jpg Makna Buah di perayaan imlek (Foto: Marketplus)

SETIAP perayaan Tahun Baru China tidak hanya identik dengan Barongsai, tetapi buah-buahan. Beberapa buah biasanya dibawa ketika mengunjungi vihara.

Biasanya, buah-buahan yang dibawa jemaat ke vihara adalah jeruk, apel, nanas dan buah xiang li atau pir. Apa makna buah-buahan tersebut?

Menurut salah satu jemaat vihara tertua di Jakarta, yakni Vihara Dharma Bhakti, Tjoen Hauw, sebenarnya tidak ada makna khusus ketika membawa buah-buahan ke vihara.

Tjoen Hauw mengatakan, buah-buahan dibawa dan ditempatkan di altar sembahyang hanya sebagai ungkapan rasa syukur.

"Hanya ucapan syukur, karena sehari-hari makan buah-buahan tersebut. Biasanya dibawa pada tanggal 1 dan 15 kalender Tahun China," ujarnya kepada Okezone di Vihara Dharma Bhakti, Jalan Kemenangan III, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2015).

Selain itu, Tjoen Hauw coba meluruskan makna dari mempersembahkan buah-buahan ke vihara. Menurutnya, membawa dan mempersembahkan buah-buahan di altar sembahyang bukanlah seperti memberikan kepada berhala.

"Jadi, bukan seperti anggapan orang-orang yang mengatakan itu menyembah berhala, tetapi hanya sebagai ucapan syukur kita karena bisa makan buah-buahan itu sehari-hari," jelasnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini