nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspadai Osteoporosis Ancam Usia Muda

Mom & Kiddie, Jurnalis · Minggu 22 Februari 2015 17:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 02 22 481 1108967 waspadai-osteoporosis-ancam-usia-muda-ebn5DK4WqW.jpg Osteoporosis ancam jiwa muda (Foto: Shenows)

MENURUT data dari International Osteoporosis Foundation (IOF) di seluruh dunia, satu dari tiga wanita atau satu dari delapan pria berisiko mengalami patah tulang akibat osteoporosis dalam hidup mereka.

Konon, baru-baru ini IOF menyebutkan bahwa wanita Indonesia pada usia 25 sampai 65 tahun memiliki risiko osteoporosis yang lebih tinggi dibandingkan negara Asia lainnya. Apa penyebabnya?

Penurunan massa tulang

Osteoporosis adalah pengeroposan yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Tapi, pada kenyataannya lebih banyak wanita yang mengalami ‘the silent disease’ ini.

Menurut Dr. dr. Lukman Shebubakar, SpOT, dari Brawijaya Hospital, Jakarta, risiko osteoporosis pada wanita lebih tinggi daripada pria karena wanita memiliki massa dan kepadatan tulang yang lebih kecil pada saat lahir. Selain itu, wanita mengalami penurunan kadar hormon seks (esterogen) secara drastis ketika menopause. Sedangkan, hormon esterogen dan testosteron sangat berperan dalam pembentukan sel tulang.

Pria pun mengalami penurunan hormon seks seiring dengan berlanjutnya usia. Namun terjadi secara perlahan-lahan pada usia yang lebih lanjut (lansia) dibandingkan pada usia wanita saat menopause. Meski sebagian penderita osteoporosis adalah wanita yang tengah mengalami menopause, rupanya penyakit ini juga wajib diwaspadai wanita yang usianya lebih muda dan produktif.

Data dari IOF pada tahun 2009 menyebutkan bahwa pada usia 35 tahun, satu dari tiga orang di kawasan Asia berisiko menderita osteoporosis. Bahkan pada rentang usia 25 tahun, terdeteksi 25 persen diantaranya pada penyakit tersebut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini