Cara Aman Bikin Es Batu Bebas Kontaminasi Bakteri

Santi Andriani, Jurnalis · Sabtu 28 Maret 2015 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2015 03 27 298 1125283 cara-aman-bikin-es-batu-bebas-kontaminasi-bakteri-nlefFGVAAR.jpg Minuman diberi es batu (Foto:Foodswool)

BELUM lama ini Polresta Jakarta Selatan mengungkap peredaran es balok yang tidak layak konsumsi karena mengandung bakteri coliform. Es batu buatan sendiri di rumah pun bisa terkontaminasi bakteri berbahaya jika cara pembuatan dan penyimpanan yang tidak tepat.

Chef Febrian Wicaksono mengatakan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat ingin membuat sendiri es batu di rumah. Karena meski membuatnya sendiri, ini tidak lantas bebas bakteri, jika pembuatan dan penyimpannya tidak tepat.

Buat dengan air matang

Untuk membuat es batu, Chef Brian - sapaan Febrian – mengatakan, agar benar-benar menggunakan air yang sudah matang atau yang sudah direbus terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan kuman atau bakteri dalam air benar-benar mati. Karena es batu pun sama seperti makanan lainnya yang akan masuk ke dalam tubuh, sehingga harus dipastikannya kebersihan dan kematangannya. Atau bisa dengan menggunakan air mineral yang terjamin mutu dan kualitasnya.

Bekukan di freezer khusus untuk es batu

Jangan menyampur es batu apalagi yang dibuat dengan cetakan langsung dari pabrik lemari es yang biasanya berbentuk cubes dengan bagian atas terbuka, di dalam freezer yang juga tempat yang sama untuk membekukan daging, nugget, atau bahan makanan lainnya.

"Ini bisa membuat ice cubes terkontaminasi dengan bahan-bahan makanan lainnya. Bisa-bisa es batu yang dibuat sendiri pun bisa mengandung bakteri berbahaya karena terkontaminasi," papar Chef Brian.

Jika memang tidak memiliki freezer khusus untuk menyimpan es batu, sebaiknya buat es batu dengan wadah tertutup atau dalam bentuk plastik-plastik kecil yang bisa diikat.

Buat secukupnya

Apalagi yang dibuat dengan cetakan cubes, Chef Brian menyarankan agar membuat es batu dalam jumlah yang secukupnya. Jangan buat dalam jumlah yang berlebihan agar bisa habis dalam waktu yang tidak berapa lama dan bisa membuat kembali dengan air yang baru.

Seperti diketahui, Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menemukan, bahan baku es balok yaitu air diambil dari anak Sungai Kalimalang, Bekasi. Untuk membersihkannya, kemudian air dicampur dengan berbagai bahan kimia seperti kaporit, soda api, tawas, ANP dan antifoam. (yac)

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini