Memaksa Anak Minta Maaf Bukan Ide yang Baik

Ariesta Asri, Jurnalis · Selasa 07 April 2015 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 07 196 1130405 memaksa-anak-minta-maaf-bukan-ide-yang-baik-eW4qbcVOzR.jpg Memaksa anak minta maaf bukan ide yang baik (Foto: Sun-sentinel)
JIKA anak Anda memukul saudaranya, merampas mainan temannya, atau meledek orang lain, haruskah  memaksanya untuk meminta maaf? Sudah umum bagi orangtua untuk mengajarkan anaknya meminta maaf.
 
Akan tetapi memaksa anak untuk mengucapkan kata tersebut ternyata bukanlah ide yang baik.

Permintaan maaf dilatarbelakangi karena perasaan menyesal atau bersalah. Sebaiknya jangan paksa anak untuk minta maaf kalau ia tidak merasakan dua hal tersebut.

Memaksa anak minta maaf tidak akan menyulap perasaan menyesal dalam diri anak. Hal ini juga tidak membantu anak dalam menebus kesalahannya. Pemaksaan ini malah menimbulkan pemikiran bahwa anak bebas melakukan kesalahan asalkan ia minta maaf.

Anak yang dipaksa untuk minta maaf mungkin akan melakukan hal yang disuruh karena ia takut dimarahi oleh Anda sebagai orangtua. Ia terpaksa melakukannya untuk menghindari konsekuensi hukuman, bukan karena ia merasa bersalah.

Jadi, daripada memaksanya minta maaf, ajarkan pada anak bahwa tindakannya buruknya akan melukai orang lain. Berilah contoh dengan berkata, “Kalau ada orang lain yang melakukan hal yang menyakitkan padamu, tentu kamu juga akan sakit hati bukan?” Demikian dikutip dari Dicipline, Selasa (7/4/2015).

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini