Orangtua Wajib Awasi Anak yang Merantau

Ariesta Asri, Jurnalis · Sabtu 18 April 2015 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 18 196 1136360 orangtua-wajib-awasi-anak-yang-merantau-lI1fmvEiOZ.jpg Orangtua wajib pantau anak merantau (Foto: Dailymail)

KEMATIAN naas seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) Deudeuh Alfi Sahrin (26) membuat keprihatinan masyarakat Indonesia. Kendati demikian, kejadian pembunuhan di kamar kos-kosan membuat orangtua harus waspada kepada anaknya yang jauh dari rumah.

Keberadaan kos-kosan memang semakin menjamur di ibu kota. Umumnya, kos-kosan tersebut disewa oleh perantau yang berasal dari luar Jakarta. Kurangnya pengamanan di dalam kos-kosan dan jauhnya pengawasan orangtua dapat menjadi celah bagi anak untuk terjerat ke dalam dunia prostitusi.

“Anak sering kali malas menghubungi orangtua padahal sekarang teknologi semakin canggih,” tutur psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M,NLPm, pada Okezone Sabtu (18/4/2015).

Psikolog sekaligus Kepala Seksi Advokasi Bidang Pencegahan BNN Kepri ini juga mengatakan bahwa, tugas orangtua tidak pernah selesai. Sampai anak menikah, anak tetap merupakan tanggung jawab orangtua.

“Makanya kalau anak tidak bisa dihubungi, orangtua harus peka. Jangan-jangan terjadi sesuatu dengan anak. Tidak rugi kok mengunjungi anak sekali-kali daripada terjadi yang tidak-tidak,” pungkas Melly.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini