Perempuan Harus Jadi Kaum Mayoritas di Profesi Chef

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Selasa 21 April 2015 06:45 WIB
https: img.okezone.com content 2015 04 20 298 1137330 perempuan-harus-jadi-kaum-mayoritas-di-profesi-chef-Syo1KLUq4U.jpg Chef perempuan (Foto:Wonderwoman)

MEMASAK sebenarnya adalah tugas seorang wanita, namun kenyataannya saat ini dan hampir di seluruh dunia, profesi seorang chef justru banyak dipegang oleh laki-laki.

Bagi masyarakat Indonesia, Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini merupakan sosok perempuan tangguh yang membela hak perempuan Indonesia hingga bisa disetarakan dengan hak laki-laki. Sosok Kartini begitu menjadi sosok yang dibanggakan bahkan selalu dikenang dan diabadikan setiap 21 April yang diperingati sebagai hari Kartini.

Saat ini perempuan Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang bisa disetarakan dengan laki-laki, lalu bagaimana sosok kartini modern dimata seorang chef wanita? Memasak adalah satu kewajiban yang sebenarnya adalah tugas seorang wanita namun kenyataannya saat ini dan hampir di seluruh dunia, profesi seorang chef justru banyak dipegang oleh laki-laki.

Menurut Chef Desy yang bekerja di sebuah hotel berbintang lima sebagai pastry chef, memasak sebenarnya adalah tugas para wanita namun di hotel atau restoran kebanyakan memperkerjakan laki-laki sebagai chef atau juru masaknya.

“Tidak banyak wanita yang bekerja sebagai chef padahal kalau dilihat dari kodratnya, wanita adalah orang yang paling banyak berurusan dengan masalah dapur,” ucapnya kepada Okezone saat ditemui dalam sebuah acara di Kemayoran, Jakarta Utara.

Wanita yang bekerja untuk The Legian Bali Hotel ini adalah salah satu dari minoritas chef. Namun menurutnya itu tidak membuat dirinya kemudian rendah diri, justru menjadi semangat yang menantang dirinya untuk menunjukkan keahliannya.

“Sama sekali tidak ada rasa minder atau takut, justru membuat saya bersemangat untuk menunjukkan keahlian (memasak-red) saya,” katanya.

Bertepatan dengan hari Kartini yang jatuh hari ini, Selasa (21/4/2015) Desy mengatakan, sebagai wanita kegiatan masak-memasak bukanlah hal yang asing karena sesungguhnya semua wanita pasti punya naluri tersendiri untuk melakukan kegiatan sesuai kodratnya, salah satunya yakni memasak.

"Mau sesibuk apapun, wanita nantinya akan menjadi seorang ibu. Sesuai kodratnya, wanita adalah chef bagi keluarga," tutupnya sambil melempar senyum.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini