nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teknik Berkata 'Tidak' pada Anak

Ariesta Asri, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2015 16:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 05 09 196 1147159 teknik-berkata-tidak-pada-anak-3FodpAEFhc.jpg Kiat berkata tidak pada anak (Foto: UCSFedu)

KECANGGIHAN teknologi dikhawatirkan memengaruhi perkembangan emosional anak. Banyak kejadian anak yang ketagihan video game karena kurangnya pengawasan orangtua.

Berbagai penelitian telah membuktikan, bahwa ketagihan menggunakan gadget dan bermain video game dapat meningkatkan perilaku agresif dan penurunan daya konsentrasi. Lantas, bagaimana kiat untuk berkata ‘tidak’ pada anak? Ternyata, sebelum melakukan pelarangan, orangtua harus paham betul konten yang sedang dimainkan anak.

“Teknologi itu bergerak maju. Jadi, orangtua juga jangan gaptek (gagap teknologi-red). Kalau kita melarang dengan berkata ‘nanti matanya sakit, nanti pusing, nanti radiasi, dan semacamnya’, ini malah membuat anak makin penasaran,” ujar konselor pendidikan Vivid F Argarini pada Okezone, Jumat 8 Mei 2015.

Vivid menerangkan, jangan langsung menanamkan dogma bahwa teknologi itu buruk. Sebaliknya, ajak anak untuk mengenali dampak negatif dari kebiasaannya. Selain itu, gunakan momen dan bahasa yang pas agar tidak terkesan menggurui.

“Tanamkan nilai-nilai tersebut saat sedang bersantai atau sedang bermain dengan anak. Jangan mengancam dengan kata-kata ‘tidak boleh’, ‘awas’, atau ‘jangan’. Tapi gunakan kalimat, ‘kayaknya game itu mengandung kekerasan deh’,” lanjutnya.

Vidid juga menambahkan, orangtua harus membuat agar kesadaran itu keluar dari mulut anak sendiri. Jika anak sudah sadar, dia pasti akan mengurangi aktivitasnya tanpa perlu diperingati terus oleh orangtua.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini