Hati-Hati Memilih Apel Mengilap

Erika Kurnia, Jurnalis · Senin 18 Mei 2015 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 18 481 1151336 hati-hati-memilih-apel-mengilap-9pofgBRv9P.jpg Hati-hati memilih apel yang mengilap (Foto: Popsugar)

APEL yang terlihat mengilap mungkin terlihat menarik, sempurna, dan murah. Produsen makanan sering menggunakan 'lak' pada apel untuk mengembalikan lilin alami buah hilang pada proses pencucian. Lak memberikan lapisan mengilap dan memperpanjang lama penyimpanan.

Lak adalah resin yang dikeluarkan oleh serangga (di Indonesia telah mendapat fatwa halal dari MUI). Menurut sebuah studi oleh USDA Agricultural Research Service, ada dua pelapis apel komersial, yaitu lak dan carnauba berbasis lak yang berasal dari kelapa Brasil.

Bahan-bahan tersebut tidak hanya digunakan untuk tambahan pangan, tetapi juga untuk produksi lantai dan mobil. Walaupun tidak terdengar menjijikkan atau membahayakan, namun akan lebih baik bila Anda mengonsumsi apel organik.

Selain itu, apel yang terlihat mulus tanpa cacat juga bisa menjadi pertanda penggunaan pestisida yang tinggi. Menurut penelitian di Amerika Serikat, apel menjadi buah yang terbanyak terkontaminasi zat kimia pestisida. Zat kimia yang ditemukan seperti diphenylamine (DPA) dan organofosfat.

Perbedaan harga buah apel organik dan nonorganik yang berbeda mungkin menjadi pertimbangan dalam memilih apel. Namun tidak ada salahnya Anda lebih memilih produk organik dari pasar petani lokal yang dapat memastikan kualitas tertinggi.

Membeli bahan makanan berkualitas baik mungkin cukup membebani anggaran. Tetapi untuk urusan makanan, menghabiskan sedikit uang lebih mahar jelas akan lebih banyak menguntungkan. Demikian seperti dilansir dari Popsugar, Senin (18/5/2015).

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini