Kesulitan Menjaga Profesionalitas dalam Bisnis Keluarga

Ariesta Asri, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2015 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 24 196 1154411 kesulitan-menjaga-profesionalitas-dalam-bisnis-keluarga-9d3BsOy5YE.jpg Kesulitan menjaga profesionalitas dalam bisnis keluarga (Foto: Amserv)
DUNIA bisnis adalah dunia profesionalitas, tak terkecuali dalam bisnis keluarga. Tapi ternyata, konflik dalam bisnis keluarga berpengaruh lebih besar terhadap profesionalitas kerja.
 
Hal ini karena masing-masing pimpinan yang masih merupakan kerabat atau anggota keluarga sangat mengenal watak masing-masing.
 
“Banyak conflict of interest yang memengaruhi profesionalisme. Misalnya, anak sudah menjadi pimpinan perusahaan, tapi bapaknya sebagai pimpinan terdahulu masih suka ikut campur dalam pembuatan keputusan,” jelas Mike Rini Sutikno, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) pada Okezone.
 
Kendati kemudian, conflict of interest yang terjadi dalam bisnis keluarga bukannya tanpa solusi.

“Generasi penerus (anak-red) harus bersikap open minded terhadap kritik, sedangkan generasi pendahulu (orangtua-red) harus bisa menahan ego,” tambahnya.

Bisnis keluarga memang lebih rentan terhadap konflik, tapi tidak sedikit pula bisnis keluarga yang sukses. Hal ini karena keluarga memiliki ikatan sehingga lebih mudah di saat mengomunikasikan permasalahan yang terjadi.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini