Share

Alasan Isian Rujak Juhi Disimpan dalam Stoples Kaca

Santi Andriani, Okezone · Kamis 04 Juni 2015 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 04 298 1159956 alasan-isian-rujak-juhi-disimpan-dalam-stoples-kaca-5gQXnt11pW.jpg Rujak juhi pak tata (Foto:Santi/Okezone)

TAK mau menghilangkan tradisi dan ciri khas, isian rujak juhi milik Pak Tata selalu disimpan dalam wadah berupa stoples kaca ukuran besar. Jika Anda ingat, stoples kaca bentuk ini memang kerap kita lihat sebagai wadah makanan jika bertamu ke rumah orang Betawi.

Tradisi ini yang ingin terus dilestarikan oleh usaha Rujak Juhi Pak Tata. Pertama berjualan, mendiang orangtua Tata Sukanta, Pak Uha, berkeliling mendorong gerobak berisi sejumlah stoples kaca ukuran besar yang penuh isian rujak juhi, di seputaran Lapangan Banteng, Jakarta Pusat sejak 1978.

Bahkan hingga sudah memiliki cabang pertama di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, dan beberapa gerai di pusat perbelanjaan besar di Jakarta, gerobak dan stoples masih setia digunakan.

"Dari dulu sudah pakai stoples yang ukurannya memang besar ini. Ini yang hingga kini tidak kami ganti, selain dari pakai gerobak. Jadi biar jualannya di mall, kami tetap pakai gerobak dan stoples untuk menaruh isian rujak juhi," kata Yoseph Bustadi, putra sulung Tata Sukanta ketika ditemui Okezone di Jakarta Fashion & Food Festival di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Selain karena muatannya banyak, lanjut Yoseph, memang sudah menjadi tradisi keluarga Betawi bila menaruh makanan di dalam stoples kaca yang ukurannya besar.

"Sudah menjadi tradisi orang Betawi menaruh makanan untuk misalnya sajian Hari Raya Lebaran atau pesta pernikahan menaruhnya di stoples kaca seperti ini. Muatnya banyak," aku Yoseph.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini