Resep Nasi Liwet Solo Istimewa

Santi Andriani, Jurnalis · Senin 08 Juni 2015 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 08 298 1161765 resep-nasi-liwet-solo-istimewa-HzqSomJhC2.jpg Nasi liwet solo (Foto:Batikculinary)

NASI liwet adalah salah satu sajian yang khas dari Kota Solo, Jawa Tengah. Nasi ini dilengkapi dengan berbagai lauk-pauk seperti opor ayam, baik utuh per potong ataupun disuwir-suwir, telur pindang atau telur dadar padat, serta tahu dan tempe bacem.

Sementara untuk sayurnya yaitu lodeh labu siam. Sebagai pelengkap yang tidak boleh ketinggalan yaitu kerupuk dari kulit sapi. Disajikan dengan alas daun pisang, menambah ketradisionalan menu ini. Jika Anda kangen dengan menu ini mungkin Anda bisa membuatnya sendiri sebagai sajian istimewa untuk keluarga tercinta.

Seperti disarikan dari buku 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementrian Pariwisata, berikut resep nasi liwet solo, Senin (8/6/2015).

Bahan-bahan

800 gr beras

800 gr ayam kampung, dipotong 6

400 cc santan kentan dari 1 1/2 butir kelapa tua (750 gr), ampasnya untuk membuat santan encer

15 gr (12-15 lbr) daun salam

3 sdt garam

1.600 cc santan encer

40 gr (4 btr) bawang merah, iris tipis

165 gr (3 btr) telur ayam

Cara membuat

1. Areh: Masak santan kental, bersama 3 lembar daun salam dan 1 sdt garam. Kecilkan api, teruskan memasak hingga pati santan kental naik ke permukaan terpisah dari santan bening. Ambil pati santan kental dari santan yang bening. Kerjakan beberapa kali sampai tak ada lagi pati santan kental yang terbentuk di permukaan, angkat santan bening. Campur santan bening dengan 1.600 cc santan encer untuk merebus ayam. Santan kental yang terbentuk dan terkumpul ini disebut areh.

2. Ayam suwir: Ambil 1.000 cc santan encer, gunakan untuk merebus ayam. Masukkan 5 lembar daun salam, 1 sdt garam dan bawang merah iris. Setelah ayam masak dan empuk, angkat, suwar-suwir. Tuang sisa santan perebus ayam pada sisa santan encer, yang nanti akan digunakan untuk membuat nasi gurih.

3. Nasi gurih: Rendam beras selama 1 jam, cuci, tiriskan. Kukus 15-20 menit hingga setengah masak, angkat, pindahkan ke dalam panci. Tuangkan sekira 800-1.000 cc sisa santan (tergantung dari jenis beras) bubuhkan 1 sdt garam dan 4-7 lembar daun salam. Masak hingga santan terserap beras/nasi setengah matang, angkat. Kukus dalam dandang hingga matang, angkat, hidangkan bersama lauk pelengkapnya.

4. Telur kukus: Kocok telur bersama 3 sdm santan (dari santan yang ada), beri 1/4 sdt garam. Kemudian kukus dalam wadah/loyang segiempat, selama sekira 15-20 menit, angkat, potong-potong ukuran 1x3x4 cm.

 

Lodeh labu siam/jangan jipang

Bahan-bahan

3 sdm minyak goreng, untuk menumis

60 gr (3 bh) cabai merah, diiris serong tipis

4 gr (4 lmbr) daun salam

20 gr (1 cm) lengkuas, dimemarkan

500 gr (2 bh) labu siam, dikupas

10-12 mata petai, diiris panjang

800 cc santan encer dari 1/2 butir (350 gr) kelapa tua

Bumbu halus

60 gr (2-3 buah) cabai merah

60 gr (5-6 butir) bawang merah

8 gr (2 siung) bawang putih

1 sdt terasi, bakar

20 gr gula pasir

1 sdt garam

Cara membuat:

1. Iris labu ukuran batang korek api. Kupas petai, iris kecil memanjang;

2. Tumis bumbu halus, masukkan cabai iris, daun salam, lengkuas. Setelah harum, masukkan irisan labu siam dan petai;

3. Aduk sampai rata, tuang santan. Masak hingga seluruh bahan masak. Angkat.

Menyajikan nasi liwet: Nasi dituang dalam piring beralas daun pisang, tambahkan ayam suwir, tahu kukus, bubuhkan santan areh di atas ayam dan tahu, beri sayur labu siam, kerupuk kulit dan sambal terasi goreng. (ndr)

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini