nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Filler Non Permanen Diminati karena Lebih Aman

Ainun Fika Muftiarini, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2015 14:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 06 18 194 1167456 filler-sementara-diminati-karena-lebih-aman-dJSi1pKmAT.jpg Filler lebih banyak diminati (Foto: Dailymail)

FILLER menjadi salah satu metode kecantikan yang paling diminati saat ini. Apalagi, filler juga dinilai aman saat digunakan asalkan ditangani oleh dokter ahli.

Filler sendiri merupakan metode non bedah yang bertujuan untuk mengatasi problem wajah dan tubuh akibat penuaan. Misalnya saja munculnya garis senyum, kantung mata turun, memancungkan hidung atau pun dagu hingga merampingkan pipi. Metode yang digunakan pada filler yakni dengan menyuntikkan sejumlah zat ke dalam lapisan kulit.

Menurut pakar kecantikan dari klinik Gloskin, dr Nanang Masrani, filler terdiri dari tiga jenis. Di antaranya, filler permanen, semi permanen, dan filler non permanen. Dari tiga jenis tersebut, filler non permanen menjadi yang paling banyak diminati.

“Konsistensinya itu tergantung pada kepadatan partikelnya, dan mau dimana dipakai. Semakin halus, maka semakin cair seperti Restylane. Filler ini pertama kali ada di Swedia, dan sampai saat ini masih jadi pemimpin pasar filler di dunia,” ujarnya kepada Okezone di Klinik Gloskin, Kebayoran Baru, Jakarta, belum lama ini.

Filler ini menggunakan asam hyaluronat (Ha), dan berbentuk gel. Kandungannya terbuat dari fermentasi bakteri dan dibuat serbuk. Filler tersebut juga dibuat dengan teknologi NASHA, yang mana partikelnya terkontrol, dan memiliki daya angkat.

"Itu dibuat serbuk Ha, yang diolah jadi gel. Bakterinya khusus. Bakterinya tidak diambil, tapi yang diambil Ha-nya saja,” imbuhnya.

Keuntungan memakai filler sementara, khususnya yang menggunakan gel dari asam hyaluronat tidak hanya dari segi keamanan. Tetapi, hasil dari penggunaan filler ini juga terlihat lebih alami.

“Gel ini aman dipakai karena sangat mirip dengan struktur yang ada dalam tubuh kita. Selain itu, hasilnya juga natural dan terpercaya. Kepuasan pasien tinggi, tapi depend sama operatornya juga. Teknik injeksi akan mempengaruhi juga,” terang dr Nanang Masrani yang baru saja mengunjungi Akademikliniken di Swedia yang menjadi tempat pertama ditemukan filler.

Lebih lanjut, dr Nanang Masrani juga menjelaskan jika prosedur injeksi filler yang dilakukan kepada pasien sangat simpel. Sebab, filler dapat diinjeksi langsung tanpa anestesi. Disamping itu, hasil setelah diinjeksi pun bisa langsung terlihat.

Filler itu tergantung pakainya. Kalau sudah cukup yah cukup, kalau kurang ditambahkan lagi. Kalau berlebihan bisa kita kurangi. Pasien pun bisa lihat prosesnya. Semuanya sesuai kebutuhan,” tutup dr Nanang Masrani ramah.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini