nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peminat Perawatan Kecantikan Non Bedah Semakin Tinggi

Evi Elfira, Jurnalis · Rabu 24 Juni 2015 11:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 06 24 194 1170501 peminat-perawatan-kecantikan-non-bedah-semakin-tinggi-82yhZtyyys.jpg Peminat perawatan kecantikan nonbedah semakin tinggi (Foto: Youglo)

KEBUTUHAN akan penampilan menarik kini semakin tinggi. Hal inilah yang membawa transformasi prosedur kecantikan yang semakin berkembang.

Untuk memiliki tampilan wajah yang sempurna dan proporsional, dulunya orang-orang melakukan perawatan kecantikan melalui prosedur bedah plastik. Tetapi kini, transformasinya adalah orang-orang lebih menikmati teknologi prosedur kecantikan non bedah yang lebih memuaskan hasilnya.

“Kebutuhan kecantikan kini sudah bertransformasi, treatment nonbedah kini lebih diminati dibanding operasi. Masyarakat cenderung memilih perawatan dengan filler atau botox karena hasilnya yang instan dan aman. Misalnya memancungkan hidung hanya butuh waktu selama lima menit,” jelas dr. Olivia Ong, dipl. AAAM pada peluncuran Jakarta Aesthetic Clinic di Gedung Senopati 8, Jakarta, Selasa 23 Juni 2015.

Bahkan kini, permintaan terhadap filler meingkat sebesar 32 persen dan botox sebesar 16 persen. Selain itu pasiennya non bedah juga bertransformasi. Pasien lebih muda yang usianya sekira 20 tahunan serta para wanita atau pria di usia 50 tahun juga bertambah jumlahnya menjadi dua kali lipat.

“Orang-orang kini semakin peduli dengan kecantikan karena faktanya orang-orang melihat penampilan terutama dari wajah. Dan orang-orang sekarang sudah terbuka dan mencari perawatan kecantikan. Pasien umur 20-an juga lakukan filler karena mereka ingin lebih cantik, ingin menyeimbangkan proporsi wajah serta membuat figure ilusion dari wajah,” terang dr. Olivia Ong, dipl. AAAM.

Memahami tranformasi tersebut, sepulang dari pabrik filler di Swedia dokter cantik ini mengubah nama kliniknya dari klinik Dokteroliviaong menjadi Jakarta Aesthetic Clinic. Nama Jakarta sendiri digunakan sebagai bentuk apresiasi dari klinik aestetik profesional di Jakarta.

“Ubah nama jadi JAC (Jakarta Aesthetic Clinic) karena saya ingin membawa nama ibu kota Indonesia yang menjadi pusat perhatian terhadap perawatan kecantikan. Yang punya sesuatu prestasi yang tinggi untuk filler dan botox,” tutup dr. Olivia Ong, dipl. AAAM.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini