Cara Memastikan Pembalut Aman Digunakan

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2015 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 09 481 1178781 cara-memastikan-pembalut-aman-digunakan-FJGkU2UULe.jpg Ilustrasi wanita sedang memilih pembalut (Foto: Thegloss)

PEMBALUT sudah menjadi persediaan wajib bagi sekira 67 juta perempuan usia subur di Indonesia yang membutuhkan 1,4 miliar pembalut setiap bulannya. Oleh karena itu, memilih dan menggunakan pembalut dengan bijak perlu dilakukan.

Pembalut wanita adalah produk berbentuk lembaran yang terbuat dari selulosa atau sintetik yang digunakan untuk menyerap cairan menstruasi. Meski untuk pemakaian di luar tubuh, pembalut memiliki kesempatan untuk berkontak dengan daerah vital perempuan.

Untuk menjamin keamanan dan mutu, merek pembalut yang beredar di Indonesia harus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 16-6363-2000, antara lain tidak adanya fluorensi atau kontaminasi fluorensi lemah di dalam hasil akhir pembalut dan berdaya serap minimal 10 kali dari bobot awal.

Di tengah kekhawatiran tentang pembalut berbahaya belakangan ini, Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Maura Linda Sitanggang, mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam memilih pembalut yang aman dan bermutu.

Memiliki izin edar

Pembalut terstandar, sesuai dengan undang-undang alat kesehatan, memiliki izin edar Depkes RI atau Kemenkes RI yang dapat dilihat di kemasan. Dengan adanya izin edar, maka dipastikan produk pembalut rutin dievaluasi kadar dan mutunya di laboratorium terakreditasi.

Berwarna putih

Maura Linda mengatakan bahwa SNI mengatur agar pembalut bersih dan berwarna putih. Oleh karena itu, proses pemutihan atau bleaching dalam membuat bahan baku pembalut diperlukan. Namun demikian, metode dan bahan pemutih oleh perusahaan pembuat harus sesuai standar keamanan yang berlaku.

Kemasan utuh saat dibeli

Aturan mengenai kemasan pembalut juga diatur dalam SNI. Hal ini penting untuk menjaga kualitas pembalut. Maura juga mengingatkan agar masyarakat tidak membeli pembalut dengan kemasan yang sudah rusak dan pastikan tanggal kedaluwarsa yang tercantum dibaca saat membeli.

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini