nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab Penyakit Tak Menular Meningkat Setelah Lebaran

Erika Kurnia, Jurnalis · Jum'at 17 Juli 2015 11:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 07 14 481 1182012 penyebab-penyakit-tak-menular-meningkat-setelah-lebaran-JiBZdQzKGm.jpg Penyebab penyakit meningkat setelah lebaran (Foto: Gallery)

BANYAK dari negara berpenduduk muslim menemukan bahwa kasus penyakit tidak menular (PTM), seperti darah tinggi atau jantung, meningkat setelah hari raya. Bagaimana dengan di Indonesia yang bermayoritas muslim, dan memiliki kasus PTM yang terus meningkat.

Kasubdit Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Direktorat Penyakit Tidak Menular Kemkes, dr Lily Banonah Rivai, M.Epid, mengatakan bahwa, PTM adalah masalah kesehatan yang umumnya berkembang tidak dalam satu waktu, seperti kebiasaan di hari raya.

“PTM itu sifatnya kronis bukan karena efek perubahan gaya hidup setelah puasa saja. Pencetusnya adalah gaya hidup yang tidak sehat setelah beberapa lama, bukan karena tidak bisa mengendalikan pola makan selama puasa atau hari raya,” ujarnya.

Menanggapi peningkatan kasus PTM setelah hari raya, Lili mengaku belum ada langkah komprehensif untuk meneliti masalah tersebut.

“Puasa sendiri terbukti menyehatkan, dan pada sebagian orang PTM bisa diredakan atau bahkan sembuh. Ada juga kemungkinana fokus ibadah yang meningkat di bulan puasa mempengaruhi penderita PTM sehingga penyakit tidak dirasakan. Selepas itu, mereka kembali ke kebiasaan awal dan mulai berobat lagi ke puskesmas atau rumah sakit,” tuturnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini