nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Perawatan Kecantikan Tradisional Bakera Khas Minahasa

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2015 19:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 07 30 194 1188047 mengenal-perawatan-kecantikan-tradisional-bakera-khas-minahasa-JcSnat8njB.jpg Pijat kepala (Foto: Tlh)

INDONESIA memiliki banyak potensi produk budaya. Salah satunya terkait dengan perawatan kecantikan dan kebugaran tubuh, yaitu spa.

Spa di Indonesia menggunakan bermacam-macam bahan dan teknik. Salah satunya yang sudah terkenal sejak zaman dulu, yaitu Bakera Minahasa.

Perawatan yang berasal dari Minahasa ini dulu digunakan untuk mendapatkan panas tubuh yang hilang. Agar mendapatkan panas tubuh kembali, maka dibutuhkan panas dari tumbuh-tumbuhan.

Tanaman yang digunakan terdiri atas tanaman obat, tanaman beraroma untum bahan dapur, hingga buah-buahan. Tanaman tersebut antara lain daun cengkeh, daun jeruk, daun dukung anak, daun kumis kucing, daun sirih, daun balacai (daun jarak), daun sirsak, daun pala, sereh, daun sesewanua, daun beluntas, daun pisang, daun kayumanis, lemon, jahe merah, dan bawang putih. Kedua puluh macam tumbuhan tersebut direbus dan dihirup atau ditelan uapnya sebanyak tiga kali.

Berbagai bahan tersebut dapat digunakan sebagai ramuan pemulihan ibu pasca melahirkan serta menghilangkan bau pada organ reproduksi wanita karena mengandung antiseptik dan antiplogistik.

Dampaknya bagi tubuh adalah untuk kekebalan tubuh dan mengurangi rasa sakit dan menciptakan ketenangan. Sisa darah akan keluar dengan lancar melalui haid, raut wajah menjadi kemerahan dan tidak pucat, bau amis pada vagina dan organ reproduksi setelah melahirkan akan hilang.

Perawatan ini dapat dilakukan oleh ibu-ibu pasca melahirkan 2-40 hari. Atau dapat pula dilakukan oleh ibu dan bpk yg merasa sakit badan, capek, dan masuk angin.

(yac)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini