Share

Sering Kembung, Tuntaskan dengan Daun Kemangi

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2015 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 04 481 1190088 sering-kembung-tuntaskan-dengan-daun-kemangi-PkcW02uF4z.jpg Kemangi atasi perut kembung (Foto: Mnn)

SEJAK zaman kuno, manusia telah menggunakan tanaman untuk menyembuhkan diri sendiri. orang Roma kuno menggunakan daun kemangi untuk mengurangi perut kembung, melawan keracunan, dan merangsang produksi ASI.

Penggunaan tanaman untuk mengobati berbagai penyakit memang telah tersebar luas di sebagian besar budaya, dan bisa jadi mereka ada di kebun pribadi atau dekat tempat tinggal Anda. Bila Anda ingin memanfaatkan tanaman obat, berikut tanaman yang bisa dijadikan obat seperti yang dilansir dari laman MNN, Selasa (4/8/2015).

Ekstrak biji seledri

Ini telah terbukti mengurangi tekanan darah pada hewan percobaan. Ini juga ditemukan dapat berfungsi sebagai diuretik dan dapat digunakan untuk mengobati psoriasis. Minyak esensial dari biji seledri dikenal memiliki efek penenang dan efek antikonvulsan (antikejang). Namun, bila dipakai dalam jumlah besar, ini dapat menyebabkan fotodermatitis.

Bunga matahari

Teh yang terbuat dari daun bunga ini adalah zat diuretik, ekspektoran, dan agen untuk mengurangi demam. Karena sifat ini, bunga matahari telah digunakan untuk mengobati segala macam pilek dan batuk.

Fakta hebat lainnya adalah, tanaman ini dapat mengekstrak bahan-bahan beracun dari tanah sehingga digunakan pemerintah Rusia untuk membantu membersihkan sisa polusi bencana Chernobyl.

Peppermint

Ia dikenal dapat menenangkan sakit kepala, iritasi kulit, mual, nyeri, diare, dan perut kembung. Beberapa studi telah menunjukkan juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Daun peppermint juga dapat mengurangi dada sesak.

Kemangi manis

Selain berguna sebagai pengusir nyamuk yang efektif, orang-orang Yunani pernah menggunakan ini untuk mengobati sengatan kalajengking, orang Roma kuno yang menggunakannya untuk mengurangi perut kembung, melawan keracunan, dan merangsang produksi ASI. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki sifat antivirus dan antikanker.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini